Johni Asadoma juga mengingatkan bahwa relasi Bali dan NTT telah terjalin sejak lama, bahkan jauh sebelum Indonesia merdeka. Menurutnya, sejarah panjang persaudaraan tersebut harus menjadi fondasi bersama dalam merawat kembali keharmonisan sosial.
Wakil Bupati Karangasem I Wayan Pandu Prapanca Lagosa mengapresiasi langkah Wagub NTT yang turun langsung menemui pemerintah dan masyarakat setempat. Ia menegaskan bahwa masyarakat Karangasem terbuka terhadap pendatang selama menghormati adat, budaya, dan aturan lokal.
Sementara itu, Jro Bendesa Desa Adat Selat I Wayan Gede Mustika menekankan pentingnya pendataan dan pelaporan warga pendatang guna menjaga keamanan dan ketertiban wilayah adat. Ia berharap sinergi antara pemerintah daerah dan paguyuban diaspora dapat terus diperkuat.
Perkuat Komitmen Harmoni Bali–NTT
Dalam kesempatan tersebut, Wagub Johni juga menyampaikan bahwa Pemerintah Provinsi NTT dan Pemerintah Provinsi Bali telah menandatangani Komitmen Harmoni Kehidupan Bersama pada Rabu (28/1/2026) di Labuan Bajo, Kabupaten Manggarai Barat. Kesepakatan itu ditandatangani langsung oleh Gubernur NTT Emanuel Melkiades Laka Lena dan Gubernur Bali I Wayan Koster.
Komitmen tersebut menegaskan tekad kedua provinsi untuk memperkuat persaudaraan, menjaga ketertiban sosial, serta menjunjung nilai-nilai kebangsaan guna mewujudkan kehidupan bermasyarakat yang rukun, aman, berkeadilan, dan harmonis dalam bingkai Negara Kesatuan Republik Indonesia. red
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Idealis.ID
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.
