Wakil Bupati Kupang: Iman Harus Menjadi Berkat, Bukan Sekadar Ritual Seremonial

IMG 20260907 WA0022

 

“Syukur panen juga mengingatkan kita bahwa pangan merupakan kebutuhan dasar yang harus kita jaga bersama. Karena itu, upaya meningkatkan produksi pertanian, menjaga lahan pertanian, memanfaatkan sumber daya alam secara bijaksana, serta memperkuat peran petani harus menjadi bagian dari upaya membangun ketahanan pangan di Kabupaten Kupang,” ujar Aurum.

 

Aurum menilai bahwa tradisi syukur panen memiliki relevansi yang semakin kuat di tengah perubahan ekologis dan ketidakpastian iklim yang dihadapi masyarakat. Pertanian tidak lagi dapat dipahami semata sebagai aktivitas produksi, tetapi sebagai bagian integral dari sistem ketahanan pangan, keberlanjutan ekonomi rumah tangga, sekaligus fondasi kemandirian masyarakat pedesaan. Penghormatan terhadap petani harus berjalan beriringan dengan kebijakan yang menjaga produktivitas lahan, keberlanjutan sumber daya alam, serta kemampuan masyarakat beradaptasi terhadap perubahan iklim.

 

Aurum mengingatkan bahwa pola musim yang semakin sulit diprediksi dapat memberikan konsekuensi serius terhadap kalender pertanian masyarakat. “Kita saat ini sudah mulai memasuki musim panas, bahkan musim panas ekstrem. Ke depan, mungkin hasil panen kita tidak seperti pengalaman kita sebelumnya. Kalau dahulu kita dapat memperkirakan bulan-bulan untuk mulai menanam dan memanen, ke depan belum tentu kita bisa menentukan kapan mulai menanam dan kapan bisa panen karena cuaca yang berubah-ubah,” jelasnya.

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Idealis.ID

+ Gabung

  • Bagikan
Exit mobile version