ID, Kota Kupang – Persoalan pekerja anak yang masih mencari nafkah di jalanan kembali menjadi perhatian serius Pemerintah Kota Kupang. Namun kali ini, pendekatan yang ditempuh tidak berhenti pada operasi penertiban semata. Pemerintah memilih turun langsung menelusuri akar persoalan hingga ke lingkungan keluarga guna memastikan solusi yang diberikan benar-benar menyentuh sumber masalah.
Langkah tersebut terlihat ketika Wali Kota Kupang, dr. Christian Widodo, bersama Wakil Wali Kota Kupang, Serena Cosgrova Francis, memimpin langsung kegiatan penjangkauan terhadap anak-anak yang masih beraktivitas di sejumlah ruas jalan kota pada akhir pekan lalu.
Kehadiran pimpinan daerah di lapangan bukan sekadar bentuk pengawasan terhadap pelaksanaan program pemerintah, melainkan upaya membangun model penanganan sosial yang lebih komprehensif. Pemerintah ingin memastikan bahwa setiap anak yang ditemukan bekerja di jalan tidak hanya dipandang sebagai objek penertiban, tetapi sebagai individu yang membutuhkan perlindungan dan masa depan yang lebih baik.
Dalam kegiatan tersebut, tim gabungan tidak hanya melakukan pendataan, tetapi juga melakukan penelusuran terhadap kondisi sosial ekonomi keluarga anak-anak yang terjaring. Hasil identifikasi menunjukkan bahwa sebagian besar anak turun ke jalan karena tekanan ekonomi rumah tangga yang membuat mereka merasa perlu membantu memenuhi kebutuhan keluarga.
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Idealis.ID
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.
