ID, Kupang — Universitas Nusa Cendana (Undana) mulai memantapkan langkah transformasi akademik dengan melakukan evaluasi komprehensif terhadap sistem pembelajaran. Langkah strategis ini diarahkan untuk memenuhi standar mutu unggul perguruan tinggi pada tahun 2026.
Evaluasi tersebut dibahas dalam rapat koordinasi antara pimpinan universitas dan Lembaga Pengembangan Pembelajaran dan Penjaminan Mutu (LPPPM) yang berlangsung pada Rabu, 4 Februari 2026.
Dalam forum tersebut, Rektor Undana Prof. Dr. Ir. Jefri S. Bale, S.T., M.Eng., menekankan bahwa reformasi pembelajaran tidak cukup hanya berorientasi pada capaian akademik, tetapi harus menyentuh dimensi etika, karakter, serta kesiapan lulusan menghadapi perubahan global, termasuk perkembangan pesat teknologi kecerdasan buatan.
“Pendidikan tinggi hari ini dituntut menghasilkan lulusan yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga berintegritas dan mampu beradaptasi dengan perubahan zaman,” ujar Prof. Jefri dalam arahannya.
Salah satu perhatian utama Undana adalah meningkatnya penggunaan Artificial Intelligence (AI) dalam proses akademik. Rektor menginstruksikan LPPPM untuk menyiapkan sistem dan mekanisme deteksi plagiarisme yang mampu mengidentifikasi pemanfaatan AI dalam tugas-tugas mahasiswa.
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Idealis.ID
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.
















