Pemerintah daerah menyambut baik inisiatif ini. Program inkubasi dinilai sejalan dengan arah pembangunan ekonomi NTT yang menekankan pada hilirisasi dan peningkatan nilai tambah produk lokal.
“Aksi Kreasi Flobamorata bukan sekadar pelatihan, tetapi strategi jangka panjang untuk meningkatkan daya saing UMKM dan memperkuat ekonomi daerah,” ujar salah satu perwakilan pemerintah provinsi.
Program ini dirancang secara komprehensif, mulai dari tahap seleksi, pelatihan, pendampingan intensif, hingga evaluasi berkelanjutan. Materi yang diberikan mencakup kewirausahaan, manajemen keuangan, digitalisasi bisnis, hingga perlindungan konsumen.
Tak hanya itu, akses pembiayaan juga menjadi perhatian utama. BI bersama mitra perbankan membuka peluang pendanaan, termasuk melalui skema Kredit Usaha Rakyat (KUR), agar UMKM semakin siap masuk ke sistem keuangan formal.
Ke depan, program ini diharapkan mampu menjadi motor penggerak ekonomi daerah. Dengan pelaku usaha yang semakin kompeten, rantai nilai yang lebih kuat, serta akses pasar yang lebih luas, UMKM NTT diharapkan mampu tampil sebagai kekuatan baru dalam ekonomi nasional.
red
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Idealis.ID
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.
