BRI Dianugerahi Penghargaan Hari Desa Nasional 2026 atas Kontribusi Pemberdayaan Ekonomi Desa

bri

ID, Boyolali – PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk kembali menorehkan pengakuan nasional atas perannya dalam mendukung pembangunan berbasis desa. Pada Puncak Peringatan Hari Desa Nasional 2026, BRI dianugerahi penghargaan dalam kategori Pendukung Pembangunan dan Pemberdayaan Masyarakat Desa atas konsistensinya memperkuat fondasi ekonomi desa di berbagai wilayah Indonesia.

Penghargaan tersebut diserahkan langsung oleh Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (PDT), Yandri Susanto, kepada Direktur Corporate Banking BRI, Riko Tasmaya, dalam acara yang digelar di Kabupaten Boyolali, Jawa Tengah.

Pemberian apresiasi ini mencerminkan pengakuan pemerintah terhadap kontribusi strategis BRI dalam memperkuat desa sebagai basis pemerataan ekonomi nasional. Upaya tersebut dinilai selaras dengan Asta Cita keenam Presiden Republik Indonesia, yakni membangun dari desa dan dari bawah guna mempercepat pengurangan kesenjangan ekonomi serta penanggulangan kemiskinan.

Peringatan Hari Desa Nasional 2026 yang mengangkat tema “Bangun Desa Bangun Indonesia: Desa Terdepan untuk Indonesia” turut dihadiri Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian, perwakilan kementerian dan lembaga, pemerintah daerah Provinsi Jawa Tengah dan Kabupaten Boyolali, asosiasi pemerintahan desa, para kepala desa, serta pemangku kepentingan pembangunan desa dari berbagai daerah.

Direktur Corporate Banking BRI, Riko Tasmaya, menyampaikan bahwa penghargaan ini menjadi penguat komitmen BRI untuk terus hadir sebagai mitra pembangunan desa yang berkelanjutan.

“Pengakuan ini merupakan hasil kerja bersama seluruh insan BRI dalam mendampingi desa-desa di Indonesia. Ke depan, kami akan terus memperkuat peran sebagai mitra strategis pemerintah dalam membangun desa yang mandiri, berdaya saing, dan berkelanjutan melalui penguatan ekosistem ekonomi dan perluasan inklusi keuangan,” ujar Riko dalam keterangan tertulis, Kamis (22/1/2026).

Sebagai bank yang memiliki fokus kuat pada pembiayaan UMKM, BRI secara konsisten menjalankan berbagai inisiatif pemberdayaan desa secara terintegrasi. Hingga akhir 2025, Program Desa BRILiaN telah menjangkau sekitar 5.000 desa di seluruh Indonesia. Program ini dirancang untuk mendorong optimalisasi potensi ekonomi lokal melalui penguatan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes), digitalisasi layanan dan transaksi, penerapan prinsip keberlanjutan, serta pengembangan inovasi sesuai karakteristik masing-masing desa.

Selain itu, BRI juga memperluas akses layanan keuangan melalui penguatan jaringan Agen BRILink yang kini menjangkau wilayah perdesaan hingga pelosok. Langkah ini dinilai efektif dalam mendekatkan layanan perbankan kepada masyarakat desa.

BRI turut mengembangkan berbagai inovasi pendukung lainnya, seperti platform digital LinkUMKM yang menghubungkan pelaku usaha mikro dengan pasar dan mitra bisnis, program Klasterku Hidupku untuk meningkatkan produktivitas usaha berbasis komunitas, serta penguatan peran Rumah BUMN sebagai pusat pembinaan UMKM menuju ekosistem ekonomi digital.

“Seluruh inisiatif ini merupakan bagian dari strategi jangka panjang BRI dalam mendorong pertumbuhan ekonomi desa yang inklusif sekaligus memperkuat posisi desa sebagai motor penggerak ekonomi nasional,” jelas Riko.

Menurutnya, penghargaan pada momentum Hari Desa Nasional 2026 ini juga mencerminkan solidnya kolaborasi antara pemerintah, BUMN, dan masyarakat dalam membangun desa sebagai pusat pertumbuhan ekonomi baru.

“Melalui sinergi lintas sektor, kami optimistis penguatan desa akan menjadi fondasi utama pemerataan pembangunan, peningkatan kesejahteraan masyarakat, serta penguatan ketahanan ekonomi nasional. BRI akan terus melanjutkan komitmen pemberdayaan desa melalui inovasi, digitalisasi, dan peningkatan kapasitas ekonomi masyarakat desa secara berkelanjutan,” pungkasnya.

 

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Idealis.ID

+ Gabung

  • Bagikan
Exit mobile version