Danantara Siapkan Gelombang IPO BUMN, Pegadaian hingga Pelindo Masuk Daftar Prioritas

ipo

Lebih lanjut, Dony menegaskan bahwa kebijakan mendorong lebih banyak BUMN menjadi perusahaan publik tidak semata-mata bertujuan memperluas akses pendanaan korporasi. Langkah tersebut juga dipandang sebagai instrumen strategis dalam memperdalam pasar keuangan domestik sekaligus memperkuat kapasitas pembiayaan pembangunan nasional.

Menurutnya, peningkatan jumlah emiten dari kalangan BUMN di Bursa Efek Indonesia diharapkan mampu menciptakan efek berganda terhadap aktivitas investasi, memperluas partisipasi investor, serta menjadi salah satu katalis dalam mendukung akselerasi pertumbuhan ekonomi Indonesia.

“Bahan pertumbuhan juga kan untuk pertumbuhan ekonomi nanti IPO akan banyak supaya di dalam capital market,” kata Dony.

Wacana penambahan emiten dari sektor BUMN menjadi sinyal bahwa pemerintah terus mengoptimalkan transformasi tata kelola perusahaan negara melalui mekanisme pasar. Selain meningkatkan transparansi dan akuntabilitas korporasi, langkah tersebut juga diharapkan dapat memperkuat daya saing BUMN sekaligus memperluas alternatif investasi bagi pelaku pasar di Indonesia.

Red

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Idealis.ID

+ Gabung

  • Bagikan
Exit mobile version