“Dengan teknologi informasi yang sudah sangat maju, layout kantor tidak bisa lagi seperti dulu. Kantor harus mendukung efisiensi kerja dan memudahkan pelayanan,” katanya.
Charlie menambahkan, Cabang Oelamasi direncanakan menjadi kantor percontohan bagi pengembangan kantor Bank NTT di daerah lain. Jika model ini dinilai berhasil, konsep yang sama akan diterapkan pada cabang-cabang lainnya.
Saat ini, proses pembangunan masih berada pada tahap awal, termasuk peninjauan lokasi dan persiapan penandatanganan kontrak sewa lahan dengan Pemerintah Kabupaten Kupang. Setelah itu, tahapan desain dan konstruksi akan segera dilakukan.
“Kalau semua berjalan sesuai rencana, pembangunan bisa dimulai tahun ini. Idealnya akhir tahun sudah selesai, atau paling lambat awal tahun depan,” jelasnya.
Rencana pembangunan tersebut mendapat dukungan dari Bupati Kupang Yosef Lede, yang menilai keberadaan kantor Bank NTT yang representatif di Oelamasi penting untuk mendukung pelayanan keuangan dan pembangunan ekonomi daerah.
Selain modernisasi kantor, Charlie menegaskan komitmen Bank NTT untuk terus berpihak pada masyarakat kecil, khususnya pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Sebagai bank milik daerah, Bank NTT memiliki peran strategis dalam mendorong pengentasan kemiskinan melalui pemberdayaan ekonomi rakyat.
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Idealis.ID
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.
