ID, Jakarta – Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat membuka perdagangan Kamis (21/5/2026) dalam posisi relatif stabil di tengah respons pasar terhadap kebijakan moneter terbaru Bank Indonesia. Berdasarkan data perdagangan pagi, rupiah berada di level Rp17.600 per dolar AS atau tidak mengalami perubahan dibandingkan penutupan hari sebelumnya.
Stabilitas pergerakan rupiah terjadi setelah mata uang domestik tersebut pada perdagangan Rabu (20/5/2026) berhasil menguat sekitar 0,54 persen menyusul keputusan Bank Indonesia menaikkan suku bunga acuan sebesar 50 basis poin menjadi 5,25 persen.
Kebijakan moneter tersebut dipandang sebagai langkah antisipatif otoritas moneter dalam menjaga stabilitas nilai tukar di tengah meningkatnya tekanan global dan dinamika geopolitik internasional yang masih berfluktuasi.
Gubernur Perry Warjiyo menjelaskan bahwa kenaikan suku bunga dilakukan sebagai bagian dari strategi penguatan stabilitas eksternal, khususnya untuk menjaga ketahanan rupiah dari dampak ketidakpastian global.
Selain menaikkan BI Rate menjadi 5,25 persen, Bank Indonesia juga menyesuaikan suku bunga fasilitas lainnya, yakni Deposit Facility menjadi 4,25 persen dan Lending Facility menjadi 6,25 persen.
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Idealis.ID
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.
