Selain sektor maritim, Presiden Prabowo juga melakukan pertemuan dengan kalangan dunia usaha serta perwakilan universitas yang tergabung dalam Russell Group. Pertemuan tersebut membahas peluang kerja sama pendidikan tinggi, riset, dan pengembangan sumber daya manusia.
Pemerintah Indonesia menilai kerja sama pendidikan dan riset internasional penting untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia, khususnya dalam menghadapi tantangan global di bidang teknologi, energi, dan ekonomi berkelanjutan. Kerja sama tersebut juga diarahkan pada penguatan transfer pengetahuan dan peningkatan kapasitas akademik.
Di bidang pertahanan dan keamanan, Indonesia dan Inggris sepakat untuk memperdalam kerja sama menghadapi berbagai tantangan global, termasuk ancaman non-tradisional. Kerja sama tersebut mencakup dialog strategis, peningkatan kapasitas, serta penguatan koordinasi dalam isu keamanan regional dan internasional.
Pertemuan bilateral ini merupakan tindak lanjut dari Joint Statement on a New Strategic Partnership yang telah disepakati Indonesia dan Inggris pada 2024. Dalam kemitraan tersebut, kedua negara sepakat memperkuat kerja sama dalam empat pilar utama, yakni pertumbuhan ekonomi, kerja sama iklim, energi dan sumber daya alam, pertahanan dan keamanan, serta pengembangan manusia dan masyarakat.
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Idealis.ID
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.














