“Kesadaran masyarakat perlu terus dibangun bahwa pangan lokal memiliki nilai gizi tinggi dan mudah diakses. Ini merupakan solusi realistis untuk meningkatkan status gizi, khususnya di wilayah dengan keterbatasan ekonomi,” jelasnya.
Pentingnya Edukasi hingga Daerah Terpencil
Lebih lanjut, Jane berharap edukasi mengenai gizi seimbang dapat terus digencarkan secara berkelanjutan, terutama di daerah-daerah terpencil di NTT. Edukasi ini dinilai penting untuk menekan angka masalah gizi, termasuk stunting dan kekurangan gizi kronis yang masih menjadi tantangan di sejumlah wilayah.
Ia menilai, peningkatan literasi gizi harus dilakukan secara sistematis melalui pendekatan lintas sektor, mulai dari pendidikan, kesehatan, hingga pemberdayaan masyarakat.
Dorong Kolaborasi Lintas Sektor
Jane Natalia Suryanto juga mendorong kolaborasi antara pemerintah daerah, tenaga kesehatan, lembaga pendidikan, serta masyarakat untuk bersama-sama menciptakan lingkungan yang mendukung perilaku hidup sehat.
“Perubahan besar selalu dimulai dari langkah kecil, yakni kesadaran individu untuk hidup sehat. Jika masyarakatnya sehat, maka pembangunan NTT akan berjalan lebih kuat dan berkelanjutan,” pungkasnya.
Momentum Hari Gizi Nasional ini diharapkan menjadi pengingat bersama bahwa investasi terbesar suatu daerah terletak pada kesehatan dan kualitas sumber daya manusianya.
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Idealis.ID
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.












