Pelaksanaan anggaran tersebut berada di bawah Kementerian Pertahanan dan Lembaga Ketahanan Nasional (Lemhannas).
Untuk 2027, pemerintah menetapkan lima keluaran utama yang menjadi sasaran penggunaan anggaran pertahanan.
Pertama, pengadaan dan pemeliharaan alutsista. Dana akan digunakan untuk memperoleh, merawat, serta meningkatkan kemampuan alutsista dan nonalutsista.
Kedua, pembangunan sarana pertahanan. Pemerintah melanjutkan pembangunan maupun pengadaan fasilitas dan infrastruktur yang diperlukan untuk mendukung sistem pertahanan.
Ketiga, pengembangan industri pertahanan. Fokus diarahkan pada kegiatan penelitian dan pengembangan guna memperkuat kapasitas industri pertahanan dalam negeri.
Keempat, penguatan komponen pertahanan, termasuk komponen cadangan dan komponen pendukung.
Kelima, penyelenggaraan operasi militer yang mencakup dukungan terhadap operasi pertahanan matra darat, laut, dan udara.
Ancaman Siber Jadi Perhatian
Kebijakan pertahanan 2027 juga dirancang dengan mempertimbangkan perubahan geopolitik dunia serta karakter ancaman keamanan yang semakin kompleks.
Karena itu, modernisasi dan pemeliharaan alutsista maupun nonalutsista tetap menjadi agenda penting.
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Idealis.ID
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.
