Scroll Ke bawah untuk melanjutkan

Pemuda di Persimpangan Zaman: Harapan KNPI pada Kepemimpinan Prabowo Subianto

Avatar photo
knpi

Bonus Demografi atau Beban Sejarah

Bagi KNPI, tantangan kepemudaan bukan sekadar persoalan statistik, melainkan soal arah kebijakan dan keberpihakan negara. Nisa menegaskan, tanpa intervensi strategis, Indonesia berisiko kehilangan momentum sejarahnya—ketika jumlah usia produktif justru gagal menjadi penggerak pembangunan.

Advertisement
https://idealis.id/wp-content/uploads/2026/04/Untitled-image-6.jpeg
Scroll kebawah untuk lihat konten

Namun di tengah tantangan tersebut, KNPI melihat secercah optimisme. Nisa merujuk pada visi dan misi Prabowo–Gibran yang menempatkan penguatan kapasitas pemuda sebagai bagian integral dari pembangunan nasional. Program subsidi kebijakan kemudahan, pendampingan wirausaha, hingga pengembangan ekosistem digital dinilai sebagai langkah progresif untuk menjawab kebutuhan generasi muda.

Ia juga menyoroti rencana kartu usaha startup berbasis teknologi dan inovasi, yang diyakini dapat menjadi instrumen afirmatif bagi pemuda agar lebih mandiri secara ekonomi dan adaptif terhadap transformasi digital.

Konsistensi sebagai Ujian Kepemimpinan

Meski demikian, Nisa menekankan bahwa keberhasilan tidak semata ditentukan oleh gagasan, melainkan oleh konsistensi implementasi. Pemerintahan baru, menurutnya, akan diuji bukan oleh retorika visi, tetapi oleh keberanian menerjemahkan janji politik menjadi kebijakan yang terukur dan berkelanjutan.

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Idealis.ID

+ Gabung

  • Bagikan