Scroll Ke bawah untuk melanjutkan

Prabowo Undang Para Mantan Presiden Terdahulu Ke Istana, Ada Apa…?

Avatar photo
prabowo

ID, Jakarta – Presiden Prabowo Subianto dijadwalkan menggelar pertemuan bersama para pemimpin nasional lintas periode di Istana Kepresidenan Jakarta, Selasa (3/3) malam. Agenda tersebut akan menghadirkan mantan presiden dan mantan wakil presiden Republik Indonesia.

Informasi itu disampaikan oleh Sekretaris Kabinet Teddy melalui pesan singkat kepada awak media. Ia menyebutkan undangan tidak hanya ditujukan kepada para kepala negara dan wakil kepala negara terdahulu, tetapi juga kepada mantan menteri luar negeri serta seluruh ketua umum partai politik yang memiliki kursi di parlemen.

Advertisement
https://idealis.id/wp-content/uploads/2026/04/Untitled-image-6.jpeg
Scroll kebawah untuk lihat konten

Menurut Teddy, pertemuan tersebut dimaksudkan sebagai ajang silaturahmi sekaligus forum bertukar pandangan mengenai berbagai isu strategis. “Bapak Presiden ingin mendengar serta berdiskusi langsung dengan para tokoh bangsa,” ujarnya.

Momentum di Tengah Ketegangan Global

Rencana pertemuan itu berlangsung di tengah meningkatnya eskalasi konflik di Timur Tengah. Ketegangan antara Iran dengan Amerika Serikat dan Israel memanas setelah operasi militer gabungan yang dilancarkan pada 28 Februari lalu.

Dalam rangkaian peristiwa tersebut, Pemimpin Tertinggi Iran, Ali Khamenei, dilaporkan tewas. Pemerintah Iran mengonfirmasi kabar tersebut sehari setelah serangan terjadi. Situasi kemudian berkembang cepat dengan aksi balasan Iran yang menargetkan wilayah Israel serta pangkalan militer Amerika Serikat di kawasan Timur Tengah.

Kondisi geopolitik yang kian dinamis tersebut mungkin menjadi salah satu latar belakang penting pertemuan di Istana. Meski demikian, pihak Istana belum merinci secara spesifik pokok bahasan yang nanti dibicarakan dalam forum yang akan di adakan presiden Prabowo tersebut.

Pertemuan lintas tokoh ini dinilai sebagai langkah konsolidasi nasional guna merespons dinamika global yang berpotensi berdampak pada stabilitas politik dan keamanan dalam negeri.

red

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Idealis.ID

+ Gabung

  • Bagikan