ID, Nusantara, Kalimantan Timur — Indonesia memasuki babak baru dalam sejarah ketatanegaraan dengan diresmikannya Istana Negara di Ibu Kota Nusantara (IKN). Peresmian tersebut dipimpin langsung oleh Presiden Republik Indonesia Joko Widodo, didampingi Ibu Negara Iriana Joko Widodo, serta dihadiri jajaran menteri dan pejabat tinggi Kabinet Indonesia Maju.
Peresmian Istana Negara di kawasan IKN tidak sekadar menandai rampungnya pembangunan fisik bangunan utama pemerintahan, melainkan juga merepresentasikan visi strategis pemerintah dalam membangun pusat kekuasaan negara yang modern, berkelanjutan, dan berorientasi pada masa depan.
Simbol Kemajuan dan Tata Kelola Pemerintahan Modern
Dalam sambutannya, Presiden Joko Widodo menegaskan bahwa Istana Negara di IKN memiliki makna simbolik yang jauh melampaui fungsi arsitektural semata. Istana ini, menurut Presiden, menjadi manifestasi komitmen negara dalam menghadirkan tata kelola pemerintahan yang efektif, adaptif, dan berpihak pada kepentingan rakyat.
“Istana ini bukan hanya sebuah bangunan, tetapi simbol harapan, kemajuan, dan tekad bersama untuk membangun pemerintahan yang semakin responsif terhadap kebutuhan masyarakat,” ujar Presiden Jokowi.
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Idealis.ID
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.
