Karena itu, keberadaan Pokja Newsroom Jaga Desa diharapkan mampu memperkuat penyediaan informasi mengenai dinamika pelaksanaan program pemerintah di tingkat desa.
Media sebagai Mata Informasi dari Desa
Reda menilai media memiliki posisi penting dalam membangun arus informasi yang dapat menjadi bahan masukan bagi para pemangku kepentingan dalam menjalankan program pembangunan dan pemberdayaan masyarakat desa.
Dalam kerangka tersebut, fungsi media tidak semata-mata berada pada ranah publikasi. Informasi jurnalistik yang diperoleh melalui proses peliputan dapat menjadi bagian dari mekanisme umpan balik terhadap pelaksanaan kebijakan di lapangan.
Terlebih, Program Jaga Desa memiliki orientasi yang cukup luas, antara lain mendorong pendampingan dan literasi hukum bagi aparatur desa, mencegah penyimpangan dalam pengelolaan dana serta aset desa, dan memperkuat partisipasi masyarakat dalam mengawal pembangunan.
Reda juga melihat Pokja Newsroom Jaga Desa SMSI Kepri berpotensi menjadi salah satu mitra strategis Kejaksaan bersama Asosiasi Badan Permusyawaratan Desa Nasional (ABPEDNAS) dalam mendukung pengawasan serta penguatan tata kelola pemerintahan desa.
Dengan demikian, kolaborasi tersebut diarahkan untuk menciptakan ekosistem pengawasan yang tidak hanya bertumpu pada institusi pemerintah, tetapi juga membuka ruang bagi partisipasi masyarakat dan media.
ABPEDNAS Dorong Pokja Segera Bekerja
Apresiasi serupa disampaikan Ketua Umum ABPEDNAS, Ir Indra Utama.
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Idealis.ID
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.
