Adapun prosedur untuk menonaktifkan Shorts melalui pengaturan aplikasi relatif sederhana. Pengguna hanya perlu mengakses menu profil, masuk ke bagian pengaturan, kemudian memilih opsi manajemen waktu. Pada bagian batas harian, pengguna dapat mengatur durasi konsumsi Shorts menjadi nol menit, sehingga fitur tersebut tidak lagi aktif dalam penggunaan sehari-hari.
Langkah ini juga sejalan dengan meningkatnya perhatian global terhadap isu keamanan digital anak. Media internasional seperti NDTV mencatat bahwa penguatan kontrol terhadap konten digital menjadi agenda penting di berbagai negara. Sebelumnya, perusahaan induk YouTube, Google, telah memperkenalkan pembaruan fitur pengawasan orang tua, termasuk pembatasan durasi konsumsi konten bagi anak dan remaja.
Selain itu, orang tua kini memiliki otoritas lebih besar dalam mengontrol akses anak terhadap konten video pendek. Fitur pemblokiran dapat diterapkan baik secara temporer maupun permanen, sehingga memungkinkan pengawasan yang lebih adaptif sesuai kebutuhan perkembangan anak.
Perlu diketahui, Shorts merupakan fitur video singkat yang diperkenalkan YouTube pada tahun 2020 sebagai respons terhadap tren konten cepat yang juga diadopsi oleh platform lain seperti TikTok dan Instagram. Hingga kini, konsumsi konten Shorts telah mencapai rata-rata ratusan miliar penayangan per hari, menunjukkan tingkat penetrasi yang sangat tinggi di kalangan pengguna global.
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Idealis.ID
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.
















