PBVSI NTT akan terlibat dalam penyusunan regulasi, sistem dan jadwal pertandingan, perangkat pertandingan serta kebutuhan tenaga wasit. Organisasi tersebut juga akan membantu mekanisme rekomendasi dan koordinasi sesuai tingkatan kompetisi yang diselenggarakan.
Koordinasi yang berkelanjutan dinilai penting agar berbagai kelebihan maupun kekurangan dalam persiapan dapat segera diidentifikasi dan dicarikan solusi secara bersama.
Sistem Kompetisi Diarahkan Beri Banyak Kesempatan Bermain
Salah satu aspek yang menjadi perhatian khusus adalah format pertandingan. PBVSI NTT mendorong sistem yang memungkinkan setiap klub memperoleh kesempatan bermain lebih banyak, bukan langsung tersingkir setelah satu pertandingan.
Menurut Marthen, sistem gugur kurang ideal apabila tujuan turnamen juga diarahkan sebagai ruang pembinaan dan peningkatan pengalaman bertanding atlet.
“Tidak ada istilah sistem gugur kalau kita ingin memberikan ruang kompetisi yang baik. Klub datang dari berbagai daerah dengan biaya yang tidak sedikit. Karena itu, harus ada sistem yang memberikan kesempatan bermain lebih banyak,” jelasnya.
Dalam rancangan yang dibahas, peserta akan dikelompokkan ke dalam beberapa pool berdasarkan jumlah klub yang mendaftar. Setiap tim selanjutnya menjalani pertandingan sesuai sistem yang disepakati panitia bersama PBVSI NTT.
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Idealis.ID
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.
