“Saya percaya, SMSI punya jaringan media dan keahlian publikasi, sementara PBVSI punya ekosistem bola voli. Kalau dua kekuatan ini bertemu, SMSI Cup I 2026 bisa menjadi panggung kompetisi yang besar,” kata Winston.
Jaringan organisasi SMSI diharapkan mampu membantu memperluas informasi turnamen hingga berbagai kabupaten dan kota di NTT. Dengan demikian, klub-klub dari berbagai wilayah memiliki kesempatan untuk mengetahui agenda kompetisi dan mempersiapkan diri sejak awal.
PBVSI NTT juga menyatakan kesiapannya mendukung penyebaran informasi melalui jaringan organisasi bola voli di daerah.
Dengan kombinasi perencanaan kompetisi yang terukur, standar pertandingan yang profesional, ruang pembinaan atlet serta strategi publikasi yang agresif, SMSI Cup I 2026 diproyeksikan menjadi lebih dari sekadar turnamen bola voli.
Edisi perdana ini diharapkan menjadi fondasi bagi lahirnya tradisi kompetisi baru di Nusa Tenggara Timur sekaligus membuka ruang yang lebih luas bagi atlet lokal untuk berkembang.
Target akhirnya adalah menjadikan SMSI Cup sebagai agenda olahraga yang memiliki daya tarik bagi klub, atlet dan masyarakat, sekaligus terus berkembang dari tahun ke tahun. red
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Idealis.ID
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.
