Kematian Ibu dan Bayi Jadi Alarm Layanan Kesehatan Kabupaten Kupang

kesehatan

“Jangan hanya berhenti pada pencatatan jumlah kasus, tetapi harus memastikan setiap kasus dikaji untuk mengetahui faktor-faktor penyebabnya,” katanya.

Menurut Aurum, proses evaluasi harus diarahkan pada upaya pencegahan. Temuan dari setiap kasus diharapkan dapat menjadi dasar untuk memperbaiki prosedur pelayanan, memperkuat kesiapsiagaan tenaga kesehatan, serta mengurangi kemungkinan terjadinya kematian dengan penyebab yang sama.

Ia menilai penurunan angka kematian ibu dan bayi tidak dapat dicapai melalui langkah sektoral dan jangka pendek. Dibutuhkan perhatian berkelanjutan, kerja sama antarlembaga, serta kesungguhan seluruh pihak yang terlibat dalam pelayanan kesehatan.

Hasil Audit Tidak Boleh Berakhir di Meja Administrasi

Dalam kegiatan tersebut, AMP-SR ditempatkan sebagai salah satu instrumen untuk menguji dan mengevaluasi respons pelayanan kesehatan terhadap kasus kematian maternal dan perinatal.

Melalui mekanisme ini, pemerintah dapat memetakan berbagai faktor yang berpengaruh terhadap keselamatan ibu dan bayi. Aspek yang ditelaah tidak hanya berkaitan dengan penyebab medis, tetapi juga risiko, kendala akses, kualitas pelayanan, serta persoalan lain yang muncul dalam proses penanganan.

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Idealis.ID

+ Gabung

  • Bagikan
Exit mobile version