Kematian Ibu dan Bayi Jadi Alarm Layanan Kesehatan Kabupaten Kupang

kesehatan

Aurum mengingatkan agar hasil kajian tidak berhenti sebagai laporan atau arsip administrasi. Temuan yang dihasilkan harus diikuti dengan langkah korektif yang memiliki target, ukuran keberhasilan, dan pelaksana yang jelas.

“Saya berharap hasil kajian yang didesiminasikan tidak berhenti sebagai dokumen atau data, tetapi diterjemahkan menjadi rekomendasi dan rencana tindak lanjut yang jelas, terukur, dan dapat dilaksanakan,” jelas Aurum.

Pembenahan Memerlukan Kerja Bersama

Pemerintah Kabupaten Kupang juga mendorong agar rekomendasi AMP-SR digunakan sebagai pedoman untuk memperbaiki pelayanan di berbagai tingkatan. Penguatan sistem tersebut mencakup puskesmas, rumah sakit, pemerintah kecamatan, serta organisasi perangkat daerah yang berkaitan dengan pelayanan dan perlindungan kesehatan masyarakat.

Aurum menekankan bahwa isu kematian ibu dan bayi tidak bisa dibebankan hanya kepada dinas atau tenaga kesehatan. Faktor sosial, akses transportasi, dukungan keluarga, kondisi wilayah, dan koordinasi antarlembaga juga perlu menjadi bagian dari agenda pembenahan.

“Upaya menurunkan kematian ibu dan bayi bukan hanya menjadi tanggung jawab sektor kesehatan melainkan tanggung jawab bersama,” tegasnya.

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Idealis.ID

+ Gabung

  • Bagikan
Exit mobile version