Selain membantu kebutuhan praktis, kegiatan tersebut juga membawa pesan simbolik tentang pentingnya keberlanjutan pendidikan dasar, khususnya bagi anak-anak dari keluarga prasejahtera. Ipda Leonardus menegaskan bahwa salah satu tujuan utama kegiatan ini adalah mencegah potensi putus sekolah akibat faktor ekonomi.
“Niat dari Kapolres adalah mendorong pemerataan pendidikan. Setiap anak, tanpa memandang latar belakang ekonomi, berhak memperoleh fasilitas belajar yang memadai agar dapat berkembang secara optimal,” katanya.
Di wilayah seperti Waigete, di mana keterbatasan ekonomi masih menjadi tantangan nyata, dukungan eksternal sering kali menjadi faktor penentu keberlangsungan pendidikan anak-anak. Bantuan perlengkapan sekolah ini, meskipun bersifat jangka pendek, diharapkan dapat memberikan dampak berkelanjutan dengan menjaga anak-anak tetap berada di ruang kelas.
Kegiatan tersebut juga mencerminkan pendekatan sosial kepolisian yang tidak semata berfokus pada keamanan, tetapi turut mengambil peran dalam isu-isu kemasyarakatan, termasuk pendidikan dan kesejahteraan anak. red
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Idealis.ID
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.
