ID, KUPANG – Wakil Ketua Komisi V DPRD Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), Winston Neil Rondo, menyoroti kondisi ruang belajar darurat di UPT SMA Negeri 2 Sulamu, Desa Bipolo, Kabupaten Kupang, yang masih digunakan hampir satu dekade setelah dibangun melalui gotong royong masyarakat.
Dalam kunjungan reses hari pertama, Rabu (21/10/2026), Winston melihat langsung keterbatasan fasilitas pendidikan yang harus dihadapi 201 siswa di sekolah tersebut. Dari sembilan rombongan belajar, SMA Negeri 2 Sulamu baru memiliki dua ruang kelas permanen, sedangkan ruang belajar lainnya masih memanfaatkan bangunan semi permanen hasil swadaya masyarakat.
Kondisi itu mendorong Winston menyatakan akan membawa kebutuhan pembangunan ruang kelas permanen ke dalam pembahasan bersama Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi NTT. Ia menilai, semangat masyarakat yang telah merintis sekolah perlu diikuti dukungan pemerintah agar siswa memperoleh fasilitas pendidikan yang layak.
“Saya datang dengan kenangan ketika kita bersama-sama membangun sekolah ini. Tetapi saya prihatin, sepuluh tahun kemudian anak-anak masih belajar di ruang darurat yang dahulu kita bangun. Gotong royong masyarakat harus mendapat tindak lanjut melalui pembangunan fasilitas pendidikan yang layak,” kata Winston.
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Idealis.ID
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.
