Pemkab Kupang Perkuat Sinergi dengan Lembaga Keagamaan, Bupati Yosef Lede Serahkan Hewan Kurban di Empat Masjid

kurban

ID, Kabupaten Kupang – Komitmen Pemerintah Kabupaten Kupang dalam memperkuat peran lembaga keagamaan sebagai mitra strategis pembangunan daerah terus diwujudkan melalui berbagai program yang berorientasi pada penguatan kapasitas sosial, spiritual, dan kelembagaan masyarakat.

Salah satu program prioritas yang secara konsisten dijalankan pada masa kepemimpinan Bupati Kupang Yosef Lede dan Wakil Bupati Aurum Titu Eki adalah Program Peningkatan Kapasitas Lembaga Keagamaan, yang telah mendapat apresiasi di tingkat nasional karena dinilai mampu mendorong partisipasi aktif lembaga keagamaan dalam mendukung agenda pembangunan daerah.

Sebagai bagian dari implementasi program tersebut, Bupati Kupang Yosef Lede menyerahkan bantuan hewan kurban kepada sejumlah masjid di Kabupaten Kupang dalam rangka perayaan Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah, Rabu (27/5).

Penyerahan bantuan dilakukan secara langsung di tiga masjid, yakni Masjid Al Falah Manikin, Masjid Nurul Jadid Babau, dan Masjid Muhajirin Oesao. Selain itu, satu ekor sapi kurban juga disalurkan ke Masjid Al-Azhar Oekabiti melalui dukungan Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Timur.

Bantuan hewan kurban tersebut terdiri atas satu ekor sapi bantuan Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, yang diserahkan kepada Masjid Al Falah Manikin, satu ekor sapi bantuan Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Timur untuk Masjid Al-Azhar Oekabiti, serta dua ekor sapi bantuan Pemerintah Kabupaten Kupang yang didistribusikan kepada Masjid Nurul Jadid Babau dan Masjid Muhajirin Oesao.

Dalam sambutannya, Yosef Lede menegaskan bahwa penguatan lembaga keagamaan merupakan bagian integral dari strategi pembangunan daerah yang berorientasi pada pembangunan manusia secara utuh, tidak hanya dari aspek ekonomi dan infrastruktur, tetapi juga dari dimensi sosial, moral, dan spiritual.

Menurutnya, lembaga keagamaan memiliki posisi strategis sebagai mitra pemerintah dalam membangun karakter masyarakat, memperkuat kohesi sosial, serta menjaga stabilitas dan harmoni kehidupan bermasyarakat.

“Program Peningkatan Kapasitas Lembaga Keagamaan merupakan salah satu agenda prioritas yang terus kami jalankan secara berkelanjutan. Kami meyakini bahwa pembangunan daerah akan berjalan lebih efektif apabila didukung oleh lembaga-lembaga keagamaan yang kuat, mandiri, dan mampu berkolaborasi dengan pemerintah dalam melayani masyarakat,” ujar Yosef.

Ia menjelaskan bahwa program tersebut tidak hanya diperuntukkan bagi satu kelompok agama tertentu, melainkan mencakup seluruh agama yang diakui secara resmi di Indonesia dan hidup berdampingan di Kabupaten Kupang.

Menurutnya, pendekatan pembangunan yang inklusif dan berkeadilan menjadi prinsip utama dalam penyelenggaraan pemerintahan daerah, sehingga setiap komunitas keagamaan memperoleh ruang yang sama untuk berkembang dan berkontribusi dalam pembangunan.

“Hari ini saya berkesempatan mengunjungi beberapa masjid untuk menyampaikan ucapan Selamat Hari Raya Idul Adha kepada seluruh umat Muslim di Kabupaten Kupang. Pada tahun kedua pelaksanaan program ini, kami kembali menunjukkan komitmen pemerintah dalam mendukung kegiatan keagamaan melalui penyaluran bantuan hewan kurban,” katanya.

Lebih lanjut, Yosef menilai bahwa momentum Idul Adha tidak hanya mengandung nilai ibadah dan spiritualitas, tetapi juga menjadi sarana memperkuat solidaritas sosial, kepedulian terhadap sesama, serta semangat berbagi di tengah masyarakat.

Ia berharap konsistensi pelaksanaan Program Peningkatan Kapasitas Lembaga Keagamaan dapat memberikan dampak positif terhadap peningkatan kualitas kehidupan sosial masyarakat, sekaligus memperkuat hubungan harmonis antarumat beragama yang selama ini menjadi salah satu kekuatan utama Kabupaten Kupang.

“Kerukunan dan toleransi yang telah terbangun dengan baik harus terus kita jaga bersama. Melalui program-program yang menyentuh seluruh komunitas keagamaan, kami ingin memastikan bahwa semangat persaudaraan, saling menghormati, dan gotong royong tetap menjadi fondasi kehidupan masyarakat Kabupaten Kupang,” tegasnya.

Menurut Yosef, keberagaman yang dimiliki Kabupaten Kupang merupakan modal sosial yang sangat berharga dalam mendukung pembangunan daerah. Oleh karena itu, pemerintah daerah akan terus hadir untuk memberikan dukungan kepada seluruh umat beragama tanpa membedakan latar belakang keyakinan maupun komunitasnya.

“Pemerintah Kabupaten Kupang adalah rumah bagi semua masyarakat. Karena itu, kami akan terus hadir dan memberikan perhatian yang sama kepada seluruh umat beragama sebagai bagian dari upaya membangun daerah yang inklusif, harmonis, dan berkeadilan,” tambahnya.

Kegiatan penyerahan hewan kurban tersebut turut dihadiri Pimpinan Cabang Utama Bank NTT Oelamasi, Edward Hede, serta sejumlah pimpinan organisasi perangkat daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Kupang.

Melalui pelaksanaan program yang berkesinambungan tersebut, Pemerintah Kabupaten Kupang berharap kolaborasi antara pemerintah dan lembaga keagamaan semakin kuat dalam mendukung pembangunan yang berorientasi pada kesejahteraan masyarakat, penguatan nilai-nilai kebangsaan, serta terciptanya kehidupan sosial yang harmonis dan toleran di tengah keberagaman.

red

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Idealis.ID

+ Gabung

  • Bagikan
Exit mobile version