Di Tengah Abu dan Ketidakpastian, Negara Hadir di Ruang Pengungsian Lewotobi

lewotobi

Belajar dari Semeru, Menatap Masa Depan

Dalam kunjungannya, Lukmansyah juga mengingatkan pentingnya langkah preventif jangka panjang, khususnya relokasi warga dari zona bahaya, dengan merujuk pada pengalaman bencana Gunung Semeru di Jawa Timur. Menurutnya, relokasi bukan sekadar pemindahan fisik, melainkan investasi keselamatan.

“Pelajaran dari Semeru menunjukkan bahwa relokasi mampu menyelamatkan banyak nyawa dan memberi ketenangan bagi warga jika erupsi susulan terjadi,” katanya.

Negara dan Martabat Kemanusiaan

Kunjungan BNPB ditutup dengan penyerahan bantuan simbolis kepada pengungsi di Desa Hikong dan Kringa—sebuah gestur yang menegaskan bahwa di tengah abu dan ketidakpastian, negara tidak absen.

Bencana memang tak pernah memilih waktu, namun cara negara dan masyarakat meresponsnya akan selalu menjadi ukuran peradaban. Di pengungsian Lewotobi, harapan itu masih dijaga: bahwa di tengah keterpaksaan, manusia tetap diperlakukan secara manusiawi, hingga alam kembali memberi ruang untuk pulang.

 

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Idealis.ID

+ Gabung

  • Bagikan
Exit mobile version