ID, Kota Kupang – Pemerintah Kota Kupang terus memperkuat kohesi sosial melalui kegiatan Silaturahmi Lintas Etnis yang mengusung tema “Merajut Harmoni, Meneliti Hati, Sucikan Diri dalam Moderasi Beragama”. Kegiatan tersebut dibuka secara resmi oleh Wali Kota Kupang, dr. Christian Widodo, di Aula Rumah Jabatan Wali Kota Kupang, Rabu (29/4).
Forum ini menghadirkan berbagai unsur strategis, mulai dari Forum Pembauran Kebangsaan (FPK), Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB), Majelis Ulama Indonesia (MUI), Parisada Hindu Dharma Indonesia (PHDI), hingga tokoh agama, tokoh masyarakat, dan perwakilan paguyuban lintas etnis di Kota Kupang.
Dalam sambutannya, Wali Kota menegaskan bahwa keberagaman yang dimiliki Kota Kupang merupakan aset sosial yang harus dikelola secara konstruktif. Ia menyampaikan bahwa harmoni tidak identik dengan keseragaman, melainkan kemampuan untuk menjaga keseimbangan di tengah perbedaan.
“Harmoni bukan berarti semua harus sama, tetapi bagaimana perbedaan itu dapat hidup berdampingan secara seimbang dan saling melengkapi,” ujarnya.
Ia juga menekankan bahwa pembauran kebangsaan tidak menghapus identitas kultural setiap kelompok. Sebaliknya, keberagaman tersebut justru menjadi kekuatan kolektif dalam membangun kehidupan masyarakat yang inklusif dan toleran.
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Idealis.ID
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.
