Embung Oetalu Naioni Rusak Sejak Badai Seroja, Petani Terancam Gagal Panen dan Warga Krisis Air

embung

“Petugas dari Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Bidang Pengairan Provinsi NTT sudah pernah datang melihat dan mengukur lokasi. Katanya janji penanganan atau renovasi dilakukan sekitar bulan Oktober, tetapi sampai saat ini belum ada tanda-tanda pengerjaan,” kata Dominggus.

Warga Menunggu Realisasi Perbaikan

Warga Naioni berharap Pemerintah Provinsi NTT dan Pemerintah Kota Kupang segera menindaklanjuti kondisi Embung Oetalu. Mereka meminta perbaikan dilakukan sebelum kekurangan air semakin berdampak terhadap tanaman dan kebutuhan rumah tangga.

Selain renovasi, warga juga berharap dilakukan pengerukan apabila hasil pemeriksaan teknis menunjukkan tindakan tersebut diperlukan untuk memulihkan fungsi tampungan air.

Namun, hingga informasi ini disusun, belum ada keterangan dari instansi terkait mengenai penyebab teknis kerusakan, besaran anggaran yang dibutuhkan, maupun kepastian jadwal pelaksanaan perbaikan. Keterangan resmi pemerintah diperlukan untuk menjelaskan status penanganan setelah pengukuran lapangan yang disebut telah dilakukan.

Bagi petani dan warga di empat RT tersebut, kepastian tindak lanjut menjadi hal mendesak. Pemulihan fungsi embung diharapkan dapat menjaga keberlangsungan usaha pertanian, mengurangi risiko kehilangan hasil panen, dan membantu memenuhi kebutuhan air masyarakat di Naioni. red

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Idealis.ID

+ Gabung

  • Bagikan
Exit mobile version