Keterlibatan pelajar dari berbagai jenjang pendidikan diharapkan memberikan kesempatan bagi peserta untuk memperkenalkan hasil karya, bertukar gagasan, dan mengembangkan kemampuan sesuai minat masing-masing.
Keberlanjutan Festival Literasi Menghadapi Tantangan Anggaran
Di balik pelaksanaan Festival Literasi 2026, terdapat persoalan lain yang menjadi perhatian, yakni keberlanjutan pembiayaan program literasi pada tahun mendatang.
Franky Amalo mengungkapkan bahwa penyelenggaraan festival tahun ini memperoleh dukungan Dana Alokasi Khusus (DAK) Nonfisik dari pemerintah pusat. Namun, berdasarkan informasi yang disampaikannya, dukungan pendanaan tersebut tidak lagi tersedia bagi Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Kota Kupang pada tahun anggaran 2027 akibat kebijakan efisiensi anggaran.
Kondisi tersebut berpotensi memengaruhi kesinambungan program pengembangan literasi apabila tidak diikuti dengan alternatif pembiayaan dari pemerintah daerah.
Karena itu, Franky berharap pemerintah kota dapat mempertimbangkan dukungan melalui anggaran daerah agar kegiatan serupa tetap dapat dilaksanakan.
“Kami berharap adanya perhatian dari Wali Kota dan Wakil Wali Kota untuk memberikan dukungan anggaran agar kegiatan ini bisa terus dilanjutkan,” katanya.
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Idealis.ID
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.














