Gubernur NTT Tegaskan Peran Strategis Jasa Konstruksi Dorong Pemerataan Pembangunan

konstruksi

ID, Kupang – Gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT) Melki Laka Lena menegaskan bahwa sektor jasa konstruksi memiliki peran strategis dalam mendorong pemerataan pembangunan dan pertumbuhan ekonomi daerah. Penegasan tersebut disampaikan dalam Rapat Kerja Jasa Konstruksi yang melibatkan pemerintah daerah, pelaku usaha, serta pemangku kepentingan sektor konstruksi di Kupang, Selasa (13/1).

Melki menyampaikan bahwa pembangunan infrastruktur tidak hanya berorientasi pada pembangunan fisik, tetapi harus mampu menjawab kebutuhan masyarakat dan mendorong peningkatan kesejahteraan secara merata, terutama di wilayah tertinggal dan kepulauan di NTT.

“Melalui sektor jasa konstruksi, pemerataan pembangunan dan pertumbuhan ekonomi daerah dapat diwujudkan secara lebih inklusif,” kata Melki.

Ia menjelaskan bahwa kualitas infrastruktur, seperti jalan, sarana sumber daya air, permukiman, dan layanan dasar lainnya, menjadi faktor penting dalam meningkatkan produktivitas ekonomi masyarakat. Oleh karena itu, pembangunan infrastruktur di NTT harus dilaksanakan secara merata dan berkelanjutan, tidak terpusat pada wilayah tertentu.

Dalam arahannya, Gubernur Melki juga menekankan pentingnya evaluasi terhadap penyelenggaraan jasa konstruksi. Evaluasi tersebut mencakup aspek kepatuhan terhadap peraturan perundang-undangan, standar teknis, serta penerapan keselamatan dan kesehatan kerja.

Menurutnya, evaluasi yang komprehensif diperlukan untuk mengidentifikasi kendala dan meningkatkan kualitas pembangunan, sekaligus meminimalkan risiko hukum dan teknis dalam pelaksanaan proyek infrastruktur.

Rapat kerja tersebut juga menjadi forum penyampaian informasi pembangunan secara terbuka. Melki menilai transparansi dan akuntabilitas dalam pelaksanaan jasa konstruksi penting untuk membangun kepercayaan publik serta mendorong pengawasan masyarakat terhadap pembangunan daerah.

Selain itu, Gubernur NTT menegaskan komitmen Pemerintah Provinsi NTT untuk mendukung pertumbuhan pelaku jasa konstruksi daerah agar lebih profesional, kompetitif, dan berdaya saing. Ia meminta seluruh pihak yang terlibat dalam sektor konstruksi untuk menjunjung tinggi integritas, kepatuhan terhadap regulasi, dan standar kualitas dalam setiap tahapan pekerjaan.

Rapat kerja ini diharapkan dapat menyatukan visi dan komitmen para pemangku kepentingan dalam menjadikan sektor jasa konstruksi sebagai salah satu penggerak utama pembangunan dan pertumbuhan ekonomi di Provinsi Nusa Tenggara Timur.

 

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Idealis.ID

+ Gabung

  • Bagikan
Exit mobile version