Bupati juga menyoroti latar belakang pendidikan Pdt. Jahja yang memiliki keilmuan di bidang pertanian. Menurutnya, hal tersebut dapat menjadi kekuatan tambahan dalam mendukung pembangunan daerah, terutama di sektor pertanian.
Ia menjelaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Kupang saat ini telah menjalin kerja sama dengan GMIT dalam berbagai program ketahanan pangan.
“Kami berharap selain melayani jemaat, Bapak Pendeta juga dapat berkolaborasi dengan pemerintah dalam mendukung pengembangan sektor pertanian di Kabupaten Kupang,” katanya.
Bupati menambahkan bahwa wilayah Oesao dikenal sebagai daerah yang subur dengan masyarakat yang memiliki semangat tinggi dalam mengelola lahan pertanian. Karena itu, ia mengimbau masyarakat untuk terus menanam dan memperkuat ketahanan pangan.
“Jika terjadi sesuatu, panganlah yang akan menyelamatkan kita. Ketahanan pangan yang kuat akan membuat kita tetap bertahan menghadapi berbagai persoalan,” tegasnya.
Sementara itu, Ketua Majelis Sinode GMIT, Pdt. Samuel Pandie, S.Th dalam suara gembalanya menyampaikan apresiasi kepada Pdt. Betsi Kristiana Hotty atas pelayanan yang telah diberikan kepada jemaat GMIT Kasih Karunia Oesao.
Ia juga mengajak seluruh jemaat untuk terus menjaga persekutuan dan memperkuat kebersamaan, terutama menjelang rangkaian perayaan Paskah.
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Idealis.ID
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.












