ID, KUPANG – Pemerintah Kota Kupang merencanakan pembangunan lapangan basket di Kelurahan Nun Baun Sabu (NBS) pada 2026 dengan estimasi anggaran sekitar Rp1 miliar. Fasilitas yang direncanakan berada di samping Lapangan Sepak Bola Mini A.D. Riwu Kore itu ditujukan untuk memperluas akses olahraga sekaligus menyediakan ruang pengembangan bakat generasi muda.
Rencana tersebut disampaikan Wakil Wali Kota Kupang, Serena Cosgrova Francis, setelah meninjau langsung lokasi pembangunan pada Senin (8/6). Dalam kunjungan itu, Serena didampingi Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Kota Kupang, Alan Yoga Girsang, serta Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kota Kupang, Maxi N. Dethan.
Serena mengatakan, pembangunan lapangan basket tidak hanya berkaitan dengan penambahan infrastruktur, tetapi juga penyediaan ruang bagi anak muda untuk mengembangkan kemampuan, berlatih, dan terlibat dalam kegiatan yang produktif.
“Anak-anak muda kita membutuhkan ruang yang positif untuk bertumbuh, berlatih, dan mengembangkan potensi mereka. Karena itu, Pemerintah Kota Kupang berkomitmen menghadirkan fasilitas olahraga yang layak dan berkualitas. Pembangunan lapangan basket di NBS ini dipastikan menjadi salah satu prioritas tahun 2026,” ujarnya.
Berdasarkan pembahasan bersama Dinas Pemuda dan Olahraga serta Dinas PUPR, kebutuhan anggaran pembangunan diperkirakan mencapai Rp1 miliar. Dana tersebut direncanakan bersumber dari Dana Alokasi Umum (DAU) dalam APBD Kota Kupang Tahun Anggaran 2026.
Menurut Serena, ketersediaan fasilitas olahraga yang memadai dapat memperluas kesempatan masyarakat untuk menjalani aktivitas fisik sekaligus mendukung pembinaan atlet sejak usia muda. Sarana tersebut juga diharapkan menjadi tempat berlangsungnya kegiatan olahraga dan kompetisi yang dapat menjangkau lebih banyak warga.
Ia menilai, fasilitas olahraga berpotensi memberikan dampak yang lebih luas bagi daerah. Selain menunjang kebugaran, kegiatan olahraga dapat menghidupkan aktivitas masyarakat dan membuka peluang penyelenggaraan berbagai acara yang memberi manfaat bagi perekonomian lokal serta berpotensi berkontribusi terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD).
Namun, pembangunan fasilitas baru bukan satu-satunya hal yang menjadi perhatian pemerintah. Serena juga menyoroti pentingnya pemeliharaan Lapangan Sepak Bola Mini A.D. Riwu Kore yang berada di kawasan yang sama.
“Kita tidak boleh hanya membangun lalu membiarkannya. Fasilitas yang sudah ada harus dirawat dengan baik agar tetap nyaman, aman, dan dapat dimanfaatkan masyarakat secara optimal. Karena itu, kebutuhan anggaran pemeliharaan juga akan menjadi perhatian kami dalam pembahasan anggaran perubahan nanti,” katanya.
Pemerintah Kota Kupang berharap pembangunan lapangan basket tersebut dapat memperkuat ketersediaan ruang olahraga publik dan mendukung munculnya atlet-atlet muda yang mampu bersaing di tingkat regional maupun nasional.
Meski demikian, realisasi rencana itu akan bergantung pada proses penganggaran dan pelaksanaan pembangunan sesuai mekanisme yang berlaku. Pemeliharaan fasilitas setelah dibangun juga menjadi faktor penting agar manfaatnya dapat dirasakan masyarakat dalam jangka panjang. red
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Idealis.ID
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.
