ID, Kota Kupang – Pemerintah Kota Kupang kembali menggelar Lomba Paduan Suara antar pelajar tingkat SD/MI dan SMP/MTs se-Kota Kupang Tahun 2026 sebagai bagian dari rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun ke-140 Kota Kupang dan Hari Jadi ke-30 sebagai daerah otonom. Kegiatan ini secara resmi dibuka oleh Wakil Wali Kota Kupang, Serena Cosgrova Francis, S.Sos., M.Sc., di Hotel Aston Kupang pada Selasa (14/4).
Dalam seremoni pembukaan tersebut, turut hadir Pelaksana Tugas Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Kupang, Ernest Soleman Ludji, S.STP., M.Si., perwakilan Dharma Wanita Persatuan Kota Kupang, serta dewan juri yang terdiri dari Apolinaris Temy Tukan, Marianus Ndewi Seong, dan Agustinus Beda Ama.
Dalam sambutannya, Serena Cosgrova Francis menekankan bahwa penyelenggaraan lomba ini tidak semata berorientasi pada kompetisi, tetapi juga memiliki dimensi edukatif dalam pembentukan karakter, penguatan nilai kebersamaan, serta pengembangan kepercayaan diri peserta didik.
“Hari ini bukan hanya tentang perlombaan, melainkan tentang bagaimana anak-anak berani tampil, mengekspresikan potensi, dan membangun harmoni melalui kebersamaan. Keindahan lahir dari perpaduan berbagai suara,” ungkapnya.
Ia juga memberikan apresiasi kepada seluruh peserta yang telah menunjukkan keberanian untuk tampil, seraya mengingatkan bahwa esensi utama kegiatan ini terletak pada proses pembelajaran, pengalaman, serta relasi sosial yang terbangun selama kegiatan berlangsung.
“Keberanian untuk tampil sudah merupakan pencapaian yang patut diapresiasi. Jadikan momentum ini sebagai sarana untuk belajar, membangun persahabatan, dan menumbuhkan rasa percaya diri,” tambahnya.
Sementara itu, Ernest Soleman Ludji menyampaikan bahwa lomba paduan suara ini merupakan agenda berkelanjutan yang mencerminkan komitmen pemerintah daerah dalam mendukung pengembangan minat dan bakat pelajar, khususnya di bidang seni dan budaya.
Dalam laporan panitia, Kepala Bidang Kebudayaan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Kupang, Serlin Marlis Tiro, S.STP., M.M., menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari strategi pembangunan sumber daya manusia yang holistik, yang tidak hanya menitikberatkan pada capaian akademik, tetapi juga aspek karakter, kreativitas, dan pelestarian nilai-nilai budaya.
“Melalui kegiatan ini, kami menghadirkan ruang kompetisi yang sehat dan edukatif, sekaligus menumbuhkan kecintaan generasi muda terhadap seni dan budaya lokal,” jelasnya.
Tingginya antusiasme peserta terlihat dari jumlah partisipasi yang mencapai sekitar 3.875 pelajar yang tergabung dalam 155 tim, terdiri dari 119 tim tingkat SD/MI dan 36 tim tingkat SMP/MTs. Kompetisi ini dijadwalkan berlangsung selama empat hari, mulai 14 hingga 17 April 2026.
Selain sebagai ajang perlombaan, kegiatan ini juga menjadi sarana sosialisasi lagu “Menuju Kupang Sejahtera” yang mengandung pesan terkait delapan program prioritas kepala daerah. Lagu tersebut diharapkan dapat menjadi media edukatif yang inspiratif dalam membentuk generasi muda yang berkarakter dan memiliki kecintaan terhadap daerah.
Para peserta akan memperebutkan piala bergilir Wali Kota Kupang, trofi, piagam penghargaan, serta total hadiah sebesar Rp67 juta. Pemerintah Kota Kupang berharap kegiatan ini mampu melahirkan generasi muda yang tidak hanya berprestasi, tetapi juga memiliki kemampuan berkolaborasi dan berkontribusi dalam pembangunan daerah yang maju, mandiri, dan berkelanjutan.
red/pkp
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Idealis.ID
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.
















