Mini Soccer Hadir di Alak, Christian Widodo Soroti Peran Usaha dalam Membuka Lapangan Kerja

Avatar photo
mini soccer

ID, KUPANG — Kehadiran fasilitas olahraga dan usaha baru di Kecamatan Alak diharapkan tidak hanya memperluas ruang aktivitas masyarakat, tetapi juga membuka peluang kerja dan menggerakkan perekonomian lokal. Wali Kota Kupang, dr. Christian Widodo, menyampaikan hal tersebut saat meresmikan D’Alexa Management Mini Soccer Futsal & Cafe, Senin, 27 April 2026.

Dalam peresmian yang ditandai dengan penandatanganan prasasti itu, Christian mengapresiasi pengelola usaha yang dinilai turut berkontribusi terhadap perekonomian Kota Kupang melalui penciptaan lapangan kerja baru.

Advertisement
https://idealis.id/wp-content/uploads/2026/10/Untitled-image-11.png
Scroll kebawah untuk lihat konten

“Atas nama Pemerintah Kota Kupang, saya mengucapkan limpah terima kasih dan memberikan apresiasi yang tinggi kepada Pak David, Pak Yafet, beserta seluruh tim. Kehadiran tempat usaha seperti ini membantu warga Kota Kupang, membuka lapangan pekerjaan baru, serta menggerakkan roda ekonomi masyarakat,” ujar Christian.

Menurutnya, D’Alexa Management tidak semata-mata menjadi fasilitas komersial. Keberadaan arena mini soccer, futsal, dan kafe tersebut juga berpotensi menjadi ruang interaksi sosial, terutama bagi kalangan muda untuk mengembangkan minat, bakat, dan aktivitas yang produktif.

Christian berharap fasilitas itu dapat membantu membangun karakter generasi muda melalui olahraga, termasuk menanamkan kedisiplinan, sportivitas, dan penghargaan terhadap sesama. Ia juga membuka peluang agar tempat tersebut berkembang menjadi salah satu sarana pembinaan atlet yang dipersiapkan mengikuti berbagai kejuaraan.

“Di sini anak-anak muda bisa membangun karakter, belajar disiplin, sportifitas, dan menghargai sesama. Bahkan ke depan tempat ini bisa menjadi lokasi pembinaan atlet-atlet kita yang akan mengikuti berbagai kejuaraan,” tambahnya.

Christian menegaskan bahwa kehadirannya dalam peresmian tersebut merupakan bentuk penghargaan kepada pelaku usaha yang berkontribusi bagi masyarakat. Ia bahkan meminta agar agenda tersebut tetap dihadirinya meskipun hanya dalam waktu singkat.

“Saya minta kepada protokol, bagaimanapun caranya saya harus hadir di sini walau sebentar, karena ini bentuk apresiasi saya kepada teman-teman yang sudah membantu warga Kota Kupang,” tegasnya.

Pembangunan Kota Tidak Hanya Bertumpu pada Infrastruktur

Dalam sambutannya, Christian turut mengaitkan peresmian tersebut dengan peringatan Hari Ulang Tahun ke-140 Kota Kupang dan 30 tahun statusnya sebagai daerah otonom. Ia menyebut perkembangan kota merupakan hasil kontribusi banyak pihak, termasuk masyarakat yang bekerja dan membangun kehidupan bersama.

“140 tahun bukan waktu yang singkat. Banyak pengorbanan, kerja keras, air mata, pelayanan, dan kebersamaan yang membawa Kota Kupang sampai hari ini. Karena itu saya mengucapkan limpah terima kasih kepada seluruh warga Kota Kupang, khususnya masyarakat Kecamatan Alak,” ungkapnya.

Ia juga menyinggung penghargaan nasional yang, menurutnya, diterima Kota Kupang berdasarkan indikator tingkat pengangguran terbuka, angka kemiskinan, dan indeks pembangunan manusia. Christian menegaskan bahwa pencapaian tersebut bukan semata-mata hasil kerja pimpinan daerah, melainkan juga dukungan masyarakat.

“Penghargaan ini bukan hebat saya atau Ibu Wakil Wali Kota, tetapi karena berkat Tuhan serta doa dan dukungan seluruh warga Kota Kupang,” katanya.

Lebih jauh, ia menekankan bahwa pembangunan daerah tidak seharusnya diukur hanya dari banyaknya bangunan, jalan, atau jembatan. Pendidikan, kesehatan, olahraga, ruang publik, dan pembentukan karakter warga juga merupakan bagian penting dari kualitas pembangunan kota.

“Membangun kota bukan hanya soal gedung tinggi, jalan besar, atau jembatan megah. Kota juga dibangun dari pendidikan yang baik, kesehatan masyarakat, olahraga, ruang publik, serta karakter warganya. Fisik dan jiwa sosial kota harus dibangun bersama,” jelasnya.

Pengelola Siapkan Pengembangan Fasilitas

Penasihat D’Alexa Management, Yafet Yeferson Horo, mengatakan pembangunan fasilitas tersebut berangkat dari gagasan memanfaatkan lahan kosong agar memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat.

Ia menilai Kota Kupang memiliki banyak potensi di bidang olahraga, khususnya sepak bola. Namun, potensi tersebut perlu didukung ketersediaan sarana latihan yang memadai agar anak-anak muda memiliki ruang untuk mengasah keterampilan sejak dini.

Yafet berharap pemerintah daerah dan instansi terkait dapat mendukung promosi serta pemanfaatan fasilitas itu untuk kegiatan olahraga di masa mendatang. Menurutnya, arena tersebut diharapkan bukan hanya menjadi tempat berolahraga, tetapi juga ruang pembinaan talenta muda.

Pengelola juga merencanakan pengembangan kawasan dengan penambahan lapangan tenis, fasilitas pendukung, ruang hiburan, dan sentra usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Rencana itu diharapkan memperluas manfaat ekonomi bagi warga Kecamatan Alak dan kawasan sekitarnya.

Peresmian D’Alexa Management turut dihadiri anggota DPRD Kota Kupang Ahmad Thalib dan Yafet Yeferson Horo, Pastor Gereja St. Theresia Tenau Romo Anri Dimu, Komandan Denpom IX/1 Kupang Letkol CPM Diah Permana, Kanit Samapta Polsek Alak IPDA Nanus M. Pello, Camat Alak Yulianus Paly, Plt. Lurah Alak Yohanes Dami, tokoh masyarakat, pelaku usaha, serta warga setempat.

Keberadaan fasilitas baru ini menambah pilihan ruang olahraga dan rekreasi bagi masyarakat. Tantangan berikutnya ialah memastikan pengembangannya dapat memberi manfaat berkelanjutan, baik melalui pembinaan atlet muda, penyerapan tenaga kerja, maupun peluang usaha bagi masyarakat sekitar. red

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Idealis.ID

+ Gabung

  • Bagikan