KUPANG – Musyawarah Antar Perusahaan Air Minum Daerah (MAPAMDA) yang mempertemukan seluruh perusahaan daerah penyedia air minum di Nusa Tenggara Timur (NTT) menghasilkan kepemimpinan baru bagi Pengurus Daerah Persatuan Perusahaan Air Minum Seluruh Indonesia (PD PERPAMSI) NTT. Forum tersebut mempercayakan Direktur Perumda Air Minum Tirta Lontar Kabupaten Kupang, Jony Benny Sulaiman, S.Sos., M.Si., sebagai ketua untuk memimpin organisasi pada periode berikutnya.
Keputusan tersebut diambil melalui mekanisme pemungutan suara yang berlangsung demokratis di Kota Kupang, Senin (21/7/2026). Dari seluruh suara yang diberikan peserta musyawarah, Jony memperoleh dukungan terbanyak dengan raihan 10 suara, meninggalkan dua kandidat lainnya, yakni Direktur Utama Perumda Air Minum Kota Kupang Isidorus Lilijawa, S.Fil., M.M. yang memperoleh empat suara, serta Direktur Utama Perumda Air Minum Manggarai Barat Ponsianus Maso yang mengantongi satu suara.
Hasil tersebut sekaligus menandai dimulainya babak baru kepemimpinan organisasi yang menaungi perusahaan-perusahaan air minum milik pemerintah daerah di seluruh kabupaten dan kota di Provinsi NTT.
Terpilihnya Jony dinilai menjadi momentum penting untuk memperkuat kapasitas kelembagaan PERPAMSI NTT di tengah meningkatnya tuntutan terhadap kualitas pelayanan air minum, penguatan tata kelola perusahaan daerah, serta percepatan transformasi sektor pelayanan publik.
Sebagai organisasi profesi yang menjadi ruang kolaborasi antarpengelola perusahaan air minum daerah, PERPAMSI memegang peranan strategis dalam mendorong peningkatan kompetensi sumber daya manusia, pertukaran praktik terbaik, pengembangan inovasi pelayanan, hingga penguatan tata kelola perusahaan yang berorientasi pada prinsip transparansi, efisiensi, dan akuntabilitas.
Pengalaman Jony Benny Sulaiman memimpin Perumda Air Minum Tirta Lontar Kabupaten Kupang menjadi salah satu modal penting yang diharapkan mampu memperkuat sinergi antaranggota organisasi. Kepemimpinan baru tersebut juga dipandang dapat memperluas kolaborasi dalam menjawab beragam tantangan penyediaan layanan air bersih, mulai dari keterbatasan infrastruktur, peningkatan kualitas pelayanan, hingga keberlanjutan pengelolaan sumber daya air di berbagai wilayah NTT.
Selain menjadi wadah koordinasi, PERPAMSI diharapkan semakin berperan sebagai mitra strategis pemerintah daerah dalam merumuskan berbagai kebijakan pengembangan sektor air minum. Penguatan koordinasi lintas perusahaan diyakini menjadi fondasi penting untuk meningkatkan profesionalisme pengelolaan BUMD air minum sekaligus memperluas akses masyarakat terhadap layanan air bersih yang berkualitas.
Melalui kepemimpinan baru ini, ekspektasi besar disematkan kepada PD PERPAMSI NTT agar mampu menghadirkan organisasi yang semakin adaptif terhadap perkembangan teknologi, memperkuat inovasi pelayanan, serta membangun tata kelola kelembagaan yang modern dan berdaya saing. Dengan demikian, perusahaan air minum daerah di Nusa Tenggara Timur tidak hanya dituntut meningkatkan kinerja operasional, tetapi juga mampu menjadi institusi pelayanan publik yang profesional, terpercaya, dan berorientasi pada kepentingan masyarakat.
MAPAMDA sendiri menjadi forum strategis bagi perusahaan air minum daerah untuk mengevaluasi kinerja organisasi sekaligus menyusun arah kebijakan pengembangan sektor air minum di tingkat provinsi. Forum ini juga menjadi momentum konsolidasi dalam memperkuat kolaborasi antardaerah guna menghadirkan layanan air minum yang semakin merata, berkelanjutan, dan mampu menjawab kebutuhan masyarakat di seluruh wilayah Nusa Tenggara Timur.
red
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Idealis.ID
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.














