Pada 2026, pemerintah daerah menargetkan produksi lebih dari 100.000 ton gabah kering. Target tersebut tidak hanya untuk memperkuat swasembada daerah, tetapi juga mendukung kebutuhan pangan Kota Kupang dan Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS).
Bupati juga menekankan pentingnya dukungan berkelanjutan dari pemerintah provinsi dan pusat guna mengatasi berbagai keterbatasan infrastruktur dan sarana produksi pertanian yang masih dihadapi.
Dukungan Multi-Pihak
Turut hadir dalam kegiatan tersebut unsur Forkopimda Provinsi NTT dan Kabupaten Kupang, anggota DPRD, pejabat swasembada pangan provinsi dan kabupaten/kota, Kepala BBRMP NTT, Kepala Perwakilan Bank Indonesia NTT, Rektor Undana Kupang, kepala dinas pertanian provinsi dan kabupaten, pimpinan OPD, Camat Kupang Timur, serta Kepala Desa Manusak. Bupati Rote Ndao dan Bupati Sabu Raijua mengikuti kegiatan secara daring.
Dengan dimulainya penanaman perdana di lahan baru tersebut, pemerintah berharap produksi pertanian di NTT terus meningkat dan menjadi fondasi penguatan ekonomi sekaligus ketahanan pangan daerah.
(Red)
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Idealis.ID
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.
