Reservoir 65 Ribu Liter Disiapkan Untuk Patung Kristus Memberkati, 150 Rumah di Semau Ditargetkan Terlayani Air Bersih

Avatar photo
patung

ID, KUPANG – Pengembangan kawasan Patung Kristus Memberkati di Pulau Semau tidak hanya diarahkan untuk memperkuat potensi wisata rohani, tetapi juga diharapkan memberikan dampak langsung bagi kehidupan masyarakat setempat. Salah satu infrastruktur yang mulai dipersiapkan adalah penyediaan jaringan air bersih dengan target pelayanan awal sekitar 150 sambungan rumah.

Perumda Air Minum Kabupaten Kupang telah melakukan penelusuran sumber air di kawasan Hansisi dan sekitarnya. Selain mengidentifikasi potensi pasokan, perusahaan daerah tersebut juga merancang sistem penampungan air berkapasitas sekitar 65 meter kubik atau setara 65.000 liter.

Advertisement
https://idealis.id/wp-content/uploads/2026/10/Untitled-image-11.png
Scroll kebawah untuk lihat konten

Direktur Perumda Air Minum Kabupaten Kupang, Jony Benny Sulaiman, S.Sos., M.Si., mengatakan langkah tersebut merupakan bagian dari upaya memastikan pembangunan destinasi wisata rohani turut ditopang infrastruktur dasar yang memadai.

Jony, yang juga menjabat Ketua PD PERPAMSI NTT, menjelaskan bahwa pemeriksaan awal telah dilakukan untuk menemukan sumber air yang memungkinkan dikembangkan guna memenuhi kebutuhan kawasan.

“Kami sudah melakukan langkah awal untuk mencari atau mendeteksi potensi air yang ada di sekitar wilayah Hansisi. Dan memang kami sudah menemukan, tapi tentu ada opsi lain lagi,” kata Jony.

Menurut dia, Perumda tidak hanya mengandalkan satu sumber air. Sejumlah alternatif tetap dipertimbangkan agar kebutuhan pelayanan dapat diantisipasi seiring perkembangan kawasan Patung Kristus Memberkati.

Kapasitas Penampungan Mencapai 65.000 Liter

Dalam perencanaan teknis, Perumda turut berkoordinasi dengan organisasi perangkat daerah (OPD) terkait untuk menyiapkan infrastruktur pendukung distribusi air.

Salah satu fasilitas yang dirancang adalah reservoir dengan kapasitas sekitar 65 meter kubik. Penampungan tersebut setara dengan 65.000 liter air dan diproyeksikan menjadi bagian penting dari sistem pelayanan di kawasan sekitar destinasi.

Jony menilai kapasitas reservoir tersebut dapat membantu memenuhi kebutuhan air bersih, termasuk untuk fasilitas sosial dan fasilitas umum yang berada di kawasan pengembangan.

“Dengan konversinya di mana itu 65.000 liter yang ada di sana. Dan menurut kami ini sangat bisa membantu bila nanti dalam perjalanan pembangunan terus kemudian dengan fasos-fasos yang ada itu bisa terlayani oleh kami sebagai penanggung jawab air bersih,” ujarnya.

Selain mendukung kebutuhan kawasan wisata, infrastruktur penampungan dan jaringan distribusi tersebut dirancang agar dapat dimanfaatkan untuk pelayanan masyarakat di sekitarnya.

Target Awal Pelayanan 150 Sambungan Rumah

Perumda menegaskan bahwa orientasi penyediaan air bersih tidak berhenti pada pemenuhan kebutuhan destinasi wisata. Permukiman warga juga menjadi bagian dari perencanaan pelayanan.

Berdasarkan perhitungan awal, potensi air yang dapat dikelola diperkirakan mencapai lebih dari lima liter per detik. Pasokan tersebut direncanakan dialirkan menuju reservoir sebelum didistribusikan ke wilayah pelayanan yang telah dipetakan.

Untuk tahap pertama, Perumda menargetkan sekitar 150 sambungan rumah (SR).

“Sehingga 5 liter itu sudah maksimal untuk kita plot, untuk kita distribusi ke res yang ada di wilayah atau di sekitar patung. Selanjutnya, untuk tahap awal kita akan melayani kurang lebih 150 SR,” jelas Jony.

Target tersebut menjadi bagian dari rencana memperluas akses air bersih bagi masyarakat yang berada di sekitar kawasan pembangunan. Dengan demikian, fasilitas pendukung destinasi diharapkan tidak hanya dinikmati pengunjung, tetapi juga memberi manfaat bagi warga setempat.

Antisipasi Perkembangan Kawasan Pulau Semau

Perkembangan Patung Kristus Memberkati sebagai tujuan wisata rohani berpotensi meningkatkan aktivitas di Pulau Semau. Kondisi tersebut perlu diimbangi dengan kesiapan infrastruktur, terutama layanan air bersih yang menjadi kebutuhan rumah tangga maupun fasilitas umum.

Perumda memandang peningkatan aktivitas kawasan sebagai faktor yang harus diperhitungkan dalam perencanaan jangka panjang. Karena itu, penelusuran sumber air dan penyusunan sistem distribusi dilakukan dengan mempertimbangkan kebutuhan destinasi serta masyarakat.

Jony menegaskan, perusahaan daerah yang dipimpinnya ingin agar pembangunan tersebut memberikan manfaat yang lebih luas daripada sekadar mendukung kegiatan pariwisata.

“Ini kami lakukan juga tetap kami memegang teguh komitmen tidak hanya untuk melayani destinasi, tetapi kami sangat berharap ada dampak yang bisa dirasakan oleh masyarakat,” ungkapnya.

Melalui identifikasi sumber air, rencana pembangunan reservoir berkapasitas 65.000 liter, dan target pelayanan awal 150 sambungan rumah, Perumda Air Minum Kabupaten Kupang berharap pengembangan kawasan Patung Kristus Memberkati dapat berjalan seiring dengan peningkatan akses air bersih bagi masyarakat Pulau Semau. (Red)

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Idealis.ID

+ Gabung

  • Bagikan