Voli Membutuhkan Lapangan dan Panggung
Sambutan positif disampaikan oleh Ketua PBVSI NTT, Winston Neil Rondo, yang memandang keterlibatan SMSI sebagai angin segar bagi pengembangan cabang olahraga bola voli di wilayah NTT. Winston menekankan bahwa selama ini bola voli menghadapi dua tantangan fundamental, yakni ketersediaan infrastruktur lapangan yang memadai, serta keterbatasan ruang publikasi yang mampu mengangkat potensi atlet ke permukaan kesadaran publik.
“Voli membutuhkan lapangan, tetapi juga membutuhkan panggung. Kehadiran rekan-rekan wartawan yang tidak hanya datang meliput, tetapi ikut membesarkan ekosistem, merupakan sesuatu yang istimewa dan patut diapresiasi,” ungkap Winston.
Lebih lanjut, Winston menyoroti fenomena banyaknya atlet berbakat yang lahir dari wilayah pedesaan dan daerah terpencil di NTT, namun gagal dikenal luas karena minimnya akses terhadap media dan dokumentasi prestasi. Dalam perspektifnya, media berfungsi sebagai jembatan antara talenta lokal dan pengakuan publik, sehingga kolaborasi dengan SMSI dinilai mampu mengatasi kesenjangan tersebut.
Menuju PON 2028: SMSI Cup sebagai Etalase Talenta
Winston menegaskan bahwa setiap turnamen bola voli yang diselenggarakan di NTT harus memiliki orientasi jangka panjang yang melampaui sekadar perebutan gelar juara dan hadiah materiil. Mengingat PBVSI NTT tengah mematangkan program pembinaan menuju Pekan Olahraga Nasional (PON) 2028, berbagai kompetisi termasuk SMSI Cup 2026 diharapkan dapat berfungsi sebagai wahana identifikasi dan pemetaan potensi atlet muda.
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Idealis.ID
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.












