ID, KUPANG – Kehadiran Kepala Dinas Kepemudaan dan Olahraga (Kadis Pora) Kota Kupang, Martin Alan Yoga Girsang, S.H., M.H, dalam seremoni pembukaan Pekan Paralimpiade Provinsi (PEPARPROV) NTT 2026 menunjukan bentuk perhatian serius Pemerintah Kota Kupang terhadap perjuangan 25 atlet penyandang disabilitas yang mewakili daerah Kota Kupang.
Pembukaan PEPARPROV NTT 2026 berlangsung di Hotel Papa John’s Kupang, Rabu (4/11/2026), dan dibuka secara resmi oleh Gubernur Nusa Tenggara Timur, Melkiades Laka Lena.
Kehadiran Kadis Pora Kota Kupang dalam agenda tersebut memperlihatkan dukungan pemerintah daerah terhadap partisipasi kontingen NPCI Kota Kupang. Sebelumnya, sebanyak 25 atlet bersama tiga official telah dikukuhkan dan dilepas untuk mengikuti kompetisi yang berlangsung pada 4–7 November 2026.
Dalam ajang olahraga untuk penyandang disabilitas tingkat provinsi ini, atlet Kota Kupang akan berkompetisi pada tiga cabang olahraga, yakni atletik, catur, dan tenis meja.
PEPARPROV NTT 2026 mengusung tema “Menembus Keterbatasan, Taklukkan Dunia Lewat Prestasi”. Kompetisi ini diikuti 81 atlet dan 15 official dari 10 kabupaten/kota di Nusa Tenggara Timur.
Dalam sambutannya, Gubernur Melkiades Laka Lena menegaskan bahwa penyelenggaraan PEPARPROV merupakan momentum penting untuk memperlihatkan bahwa kondisi disabilitas bukanlah penghalang bagi seseorang untuk mengembangkan potensi dan meraih prestasi.
Ia menyatakan, apresiasi terhadap atlet paralimpik tidak semestinya hanya diukur berdasarkan jumlah medali yang diperoleh, tetapi juga harus mempertimbangkan perjuangan, kedisiplinan, keberanian, dan konsistensi mereka dalam menjalani proses pembinaan serta kompetisi.
“Saya ingin menegaskan bahwa setiap atlet adalah pejuang. Mereka patut kita apresiasi bukan hanya karena medali yang diraih, tetapi juga karena keberanian, disiplin, kerja keras, dan semangat pantang menyerah,” ungkap Melki.
Lebih lanjut, Gubernur menjelaskan bahwa PEPARPROV menjadi salah satu tahapan strategis untuk mengidentifikasi dan menjaring atlet-atlet potensial NTT. Para atlet yang menunjukkan kemampuan dan prestasi diharapkan dapat dipersiapkan menghadapi Pekan Paralimpiade Nasional (PEPARNAS) 2028, bahkan berpeluang menembus kompetisi di tingkat internasional.
Menurutnya, pencapaian tersebut membutuhkan dukungan ekosistem olahraga yang inklusif. Pemerintah, dunia usaha, kalangan akademisi, media, dan masyarakat perlu mengambil bagian dalam memastikan atlet penyandang disabilitas memperoleh akses yang setara terhadap fasilitas, pembinaan, kesempatan berkompetisi, serta dukungan pengembangan prestasi.
Gubernur juga mengingatkan seluruh peserta agar menjadikan sportivitas dan persaudaraan sebagai prinsip utama selama pertandingan. Sebab, nilai sebuah kompetisi tidak hanya ditentukan oleh kemenangan dan perolehan medali, tetapi juga keberanian untuk tampil serta kesungguhan memberikan kemampuan terbaik.
Bagi kontingen NPCI Kota Kupang, keikutsertaan dalam PEPARPROV NTT 2026 menjadi kesempatan untuk menunjukkan hasil pembinaan sekaligus mengukur kemampuan atlet dalam persaingan antardaerah. Dukungan pemerintah daerah melalui kehadiran jajaran terkait diharapkan dapat memperkuat motivasi dan kepercayaan diri para atlet selama mengikuti pertandingan.
Dengan mengikuti kompetisi yang berlangsung hingga 7 November 2026 nanti, kontingen Kota Kupang diharapkan mampu tampil optimal pada seluruh cabang olahraga yang diikuti, menjunjung tinggi sportivitas, serta mempersembahkan prestasi bagi Kota Kupang. Red
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Idealis.ID
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.













