Pemkab Kupang Mulai Bangun TPI Noelbaki, Investasi Rp22,19 Miliar Bidik Ekonomi Nelayan

tpi

ID, OELAMASI — Pemerintah Kabupaten Kupang mulai merealisasikan pembangunan Tempat Pelelangan Ikan (TPI) di Desa Noelbaki, Kecamatan Kupang Tengah, Kabupaten Kupang. Proyek senilai Rp22,19 miliar yang bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Kupang Tahun Anggaran 2026 itu ditandai dengan peletakan batu pertama pada Jumat, 16 Oktober 2026.

Pembangunan TPI Noelbaki menjadi salah satu langkah pemerintah daerah dalam memperkuat infrastruktur sektor perikanan sekaligus mendorong peningkatan aktivitas ekonomi masyarakat pesisir. Kehadiran fasilitas tersebut diharapkan mampu menciptakan sistem pemasaran hasil tangkapan yang lebih tertata, transparan, dan efisien.

Berdasarkan informasi pada papan proyek, pekerjaan pembangunan TPI Noelbaki menggunakan nomor kontrak 01/PPK/TPI/X/2026 tertanggal 1 Oktober 2026. Pelaksanaan proyek dipercayakan kepada PT Sarjis Agung Indrajaya, sedangkan pengawasan pekerjaan dilakukan oleh CV Momen Engineering Konsultan.

Dengan nilai investasi yang mencapai lebih dari Rp22 miliar, pembangunan fasilitas ini menjadi bagian dari upaya memperkuat sarana pendukung kegiatan perikanan di Kabupaten Kupang. Infrastruktur tersebut diharapkan tidak hanya menunjang proses transaksi hasil laut, tetapi juga meningkatkan keteraturan distribusi dan pemasaran ikan dari nelayan kepada pedagang maupun konsumen.

Infrastruktur perikanan dan peluang peningkatan pendapatan nelayan

Keberadaan Tempat Pelelangan Ikan memiliki peran strategis dalam membangun tata niaga perikanan yang lebih terorganisasi. Melalui fasilitas yang memadai, aktivitas penjualan hasil tangkapan berpeluang berlangsung secara lebih terpusat sehingga proses pemasaran dapat dilakukan dengan lebih efisien.

Bagi nelayan, sistem pemasaran yang tertata berpotensi memperluas akses terhadap pembeli, meningkatkan transparansi transaksi, serta mengurangi ketergantungan pada rantai distribusi yang panjang. Meski demikian, manfaat ekonomi tersebut akan sangat ditentukan oleh mekanisme pengelolaan TPI, keterlibatan aktif nelayan, serta tersedianya sarana pendukung yang sesuai dengan kebutuhan operasional.

Pembangunan TPI Noelbaki karena itu tidak hanya berkaitan dengan penyediaan bangunan fisik, tetapi juga menyangkut kesiapan sistem pengelolaan setelah fasilitas tersebut selesai dibangun. Pengaturan pelelangan, kebersihan dan sanitasi, ketersediaan air bersih, penanganan ikan pascapanen, serta akses pasar menjadi sejumlah aspek penting untuk memastikan fasilitas dapat berfungsi secara optimal.

Di sisi lain, efektivitas pengoperasian TPI juga berpotensi membuka peluang kegiatan ekonomi turunan, mulai dari perdagangan hasil laut hingga jasa transportasi dan distribusi. Aktivitas tersebut dapat memberikan nilai tambah bagi masyarakat pesisir apabila didukung pengelolaan yang berkelanjutan.

Menjawab potensi sektor perikanan Kabupaten Kupang

Kabupaten Kupang memiliki wilayah pesisir yang menjadi ruang aktivitas ekonomi bagi masyarakat, termasuk dalam pemanfaatan sumber daya perikanan. Potensi tersebut membutuhkan dukungan infrastruktur, kelembagaan, dan tata kelola yang memadai agar dapat memberikan manfaat ekonomi secara lebih luas.

Pembangunan TPI di Noelbaki diharapkan menjadi salah satu instrumen untuk mengoptimalkan pemanfaatan potensi tersebut. Dengan tersedianya fasilitas pemasaran yang lebih representatif, hasil tangkapan nelayan diharapkan memiliki akses yang lebih baik terhadap mekanisme perdagangan yang terorganisasi.

Namun, keberhasilan proyek ini tidak semata-mata diukur dari penyelesaian konstruksi. Dampak pembangunan perlu dilihat dari sejauh mana TPI dapat beroperasi secara efektif, dimanfaatkan oleh nelayan, memperbaiki efisiensi pemasaran, dan berkontribusi terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat pesisir.

Karena itu, konsistensi pengawasan selama pelaksanaan proyek serta kesiapan pengelolaan setelah pembangunan menjadi faktor penting untuk memastikan anggaran daerah yang dialokasikan menghasilkan manfaat publik yang sepadan.

Dengan investasi Rp22,19 miliar, pembangunan TPI Noelbaki diharapkan berkembang menjadi lebih dari sekadar fasilitas pelelangan ikan. Infrastruktur ini ditargetkan menjadi bagian dari penguatan ekosistem ekonomi pesisir yang mampu meningkatkan nilai tambah hasil perikanan dan memperluas peluang usaha masyarakat di Kabupaten Kupang. red

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Idealis.ID

+ Gabung

  • Bagikan
Exit mobile version