Anggaran Kejuaraan Pencak Silat Wali Kota Cup II Terbatas, Pemkot Kupang Cari Solusi

Avatar photo
silat

Menurut Serena, penyesuaian konsep kegiatan perlu dilakukan agar kejuaraan tetap memiliki peluang untuk diselenggarakan tanpa membebani kemampuan keuangan daerah.

“Kita coba mencari jalan tengah. Kalau memang anggarannya terbatas, kita bisa melakukan efisiensi, baik dari sisi tempat, durasi kegiatan maupun kategori yang dipertandingkan. Pemerintah Kota Kupang juga akan melihat bentuk dukungan yang bisa diberikan, misalnya untuk kebutuhan tenda, kursi, dan konsumsi panitia,” ujar Serena.

Advertisement
https://idealis.id/wp-content/uploads/2026/10/Untitled-image-11.png
Scroll kebawah untuk lihat konten

Ia juga menyampaikan bahwa usulan dukungan anggaran melalui Dispora Kota Kupang akan diteruskan kepada Wali Kota Kupang untuk menjadi bahan evaluasi dan pertimbangan dalam perencanaan program pada tahun berikutnya.

Serena menilai keberlanjutan pembinaan atlet tidak boleh sepenuhnya bergantung pada terselenggaranya satu kejuaraan. Kompetisi memang menjadi instrumen penting dalam mengukur kemampuan atlet, tetapi proses pembinaan, pelatihan, dan penjaringan talenta harus berlangsung secara konsisten.

“Yang terpenting, semangat pembinaan jangan sampai berhenti. Kita perlu memastikan anak-anak yang memiliki bakat mendapat kesempatan untuk berkembang dan membawa nama Kota Kupang,” tegasnya.

Selain berorientasi pada pencapaian prestasi, Serena mengingatkan bahwa pencak silat merupakan bagian dari warisan budaya Indonesia. Nilai kedisiplinan, keberanian, sportivitas, dan penghormatan terhadap sesama yang terkandung dalam olahraga bela diri tersebut dinilai penting untuk ditanamkan sejak usia dini.

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Idealis.ID

+ Gabung

  • Bagikan