Dalam diskusi tersebut, pembangunan dan pemerataan infrastruktur BTS menjadi salah satu agenda krusial. Pemerintah pusat dan daerah sepakat bahwa konektivitas digital merupakan prasyarat bagi optimalisasi potensi ekonomi lokal, termasuk penguatan UMKM, pengembangan ekonomi kreatif, serta peningkatan akses informasi masyarakat.
Menkomdigi Meutya Hafid, melalui komitmen kebijakan yang disampaikan dalam pertemuan itu, menekankan pentingnya kolaborasi lintas level pemerintahan guna memastikan akselerasi pembangunan jaringan digital di NTT dapat berjalan efektif dan tepat sasaran. Selain pembangunan infrastruktur fisik, aspek literasi digital juga dipandang sebagai elemen strategis untuk memastikan pemanfaatan teknologi secara produktif dan bertanggung jawab.
Selain isu konektivitas, pertemuan ini juga mengangkat persoalan maraknya judi online yang dinilai menjadi ancaman serius dalam ekosistem digital nasional, termasuk di daerah. Melki Laka Lena menekankan bahwa peningkatan akses teknologi harus diimbangi dengan edukasi digital yang komprehensif agar masyarakat memiliki ketahanan sosial dan etika digital yang memadai.
“Kami ingin masyarakat NTT tidak hanya terkoneksi, tetapi juga memiliki literasi digital yang kuat untuk menghadapi risiko dunia maya, termasuk ancaman judi online,” tegasnya.
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Idealis.ID
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.
