ID, Kupang – Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Air Minum Kabupaten Kupang mencatat tren pemulihan kinerja yang semakin solid sepanjang tahun 2025. Setelah melalui fase penyesuaian akibat kendala layanan dan tingginya jumlah pelanggan nonaktif, BUMD ini mulai menunjukkan hasil nyata dari langkah pembenahan internal dan optimalisasi manajemen pelanggan.
Data internal Perumda mencatat, hingga 31 Mei 2025 jumlah pelanggan tercatat sebanyak 37.095 sambungan aktif. Angka tersebut mengalami peningkatan menjadi 37.334 pelanggan per 31 Desember 2025. Dengan demikian, dalam rentang waktu tujuh bulan, terjadi penambahan bersih sebanyak 239 pelanggan baru.
Kinerja positif tersebut tidak semata ditopang oleh ekspansi pelanggan baru, tetapi juga oleh keberhasilan perusahaan menghidupkan kembali basis pelanggan lama yang sebelumnya berhenti berlangganan. Sepanjang periode Mei hingga Desember 2025, tercatat sebanyak 148 pelanggan lama kembali aktif dan terhubung dengan jaringan distribusi air Perumda.
Strategi reaktivasi pelanggan lama dinilai sebagai langkah yang efisien dan terukur, mengingat kebutuhan investasi dan biaya infrastruktur relatif lebih rendah dibandingkan pengembangan sambungan baru. Di sisi lain, hingga akhir tahun 2025, masih terdapat 42 calon pelanggan baru yang tercatat dalam daftar antrean sambungan, di luar kategori pelanggan khusus dan kebutuhan teknis tertentu.
Direktur Perumda Air Minum Kabupaten Kupang, Jonni B. Sulaiman, S.Sos., M.Si., saat ditemui di ruang kerjanya, Kamis (29/1), menyampaikan bahwa capaian tersebut mencerminkan meningkatnya kepercayaan masyarakat terhadap layanan air bersih yang disediakan perusahaan daerah.
“Peningkatan ini merupakan indikator bahwa upaya perbaikan kualitas layanan, penataan administrasi pelanggan, serta pendekatan persuasif kepada pelanggan nonaktif mulai memberikan dampak positif,” ujarnya.
Ia menambahkan, dari sudut pandang pengelolaan bisnis daerah, tren pertumbuhan ini menunjukkan bahwa Perumda Air Minum Kabupaten Kupang tidak hanya menjalankan fungsi pelayanan publik, tetapi juga secara bertahap memperkuat fondasi usahanya secara berkelanjutan.
Menurut Jonni, bertambahnya jumlah pelanggan aktif juga berimplikasi langsung pada peningkatan pendapatan rutin (recurring income), yang selanjutnya dapat dimanfaatkan sebagai sumber pendanaan untuk pengembangan jaringan serta peningkatan mutu layanan kepada masyarakat.
Dengan masih terbukanya antrean calon pelanggan baru dan berlanjutnya strategi reaktivasi pelanggan lama, Perumda Air Minum Kabupaten Kupang diproyeksikan mampu mempertahankan tren pertumbuhan positif sekaligus memperkuat posisinya sebagai BUMD yang sehat, adaptif, dan produktif, tutup Jonni. red
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Idealis.ID
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.
















