POPDA VIII NTT Jadi Ajang Pembinaan Atlet Muda, Kupang Bidik PON 2028

Avatar photo
popda

Menurutnya, komunikasi antardaerah harus diperkuat agar potensi atlet muda dapat diidentifikasi dan dikembangkan melalui pembinaan yang konsisten.

“Momentum seperti ini harus kita manfaatkan untuk membangun komunikasi dan kebersamaan. Kita ingin atlet-atlet NTT tidak hanya berprestasi, tetapi juga memiliki karakter yang kuat dan menjunjung tinggi sportivitas,” tegasnya.

Advertisement
https://idealis.id/wp-content/uploads/2026/10/Untitled-image-11.png
Scroll kebawah untuk lihat konten

Atas nama Pemerintah Kota Kupang, Jeffry juga menyampaikan permohonan maaf dari Wali Kota Kupang, dr. Christian Widodo, yang berhalangan hadir karena menjalankan tugas di luar daerah. Ia turut meminta maaf apabila pelayanan dan dukungan selama Kota Kupang menjadi tuan rumah POPDA VIII belum sepenuhnya memenuhi harapan seluruh kontingen.

Jeffry menyebutkan, berbagai masukan dari peserta akan menjadi bahan evaluasi bagi pemerintah untuk meningkatkan mutu pelayanan dan penyelenggaraan kegiatan olahraga pada masa mendatang.

Selain aspek pembinaan, kehadiran kontingen dari berbagai wilayah juga dinilai memberikan dampak ekonomi bagi Kota Kupang. Aktivitas atlet, pelatih, dan ofisial selama mengikuti pertandingan berpotensi meningkatkan perputaran usaha lokal, terutama bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) yang menyediakan barang maupun jasa bagi para peserta.

POPDA Diharapkan Melahirkan Atlet Potensial

Kepala Dinas Kepemudaan dan Olahraga Provinsi NTT, Dr. Alvons Theodorus, S.T., M.T., berharap POPDA VIII menjadi wadah untuk menemukan atlet-atlet muda yang berpotensi memperkuat kontingen NTT pada kompetisi nasional, termasuk PON 2028.

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Idealis.ID

+ Gabung

  • Bagikan