Scroll Ke bawah untuk melanjutkan

Program Lautra Dorong Optimalisasi Kawasan Konservasi Laut di Kabupaten Kupang

Avatar photo
konservasi

ID, Oelamasi – Upaya penguatan tata kelola sumber daya kelautan di Kabupaten Kupang semakin mendapat perhatian pemerintah pusat. Melalui kegiatan penajaman perencanaan Program Lautra, Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) menegaskan potensi strategis daerah ini sebagai salah satu wilayah dengan kawasan konservasi laut terbanyak.

Direktur Jenderal Pengelolaan Kelautan KKP RI, A. Koswara, menyampaikan bahwa Kabupaten Kupang memiliki posisi penting dalam pengembangan kawasan konservasi berbasis kesejahteraan masyarakat. Hal tersebut diungkapkan saat menghadiri kegiatan yang berlangsung di Aula Kantor Desa Mata Air, Kecamatan Kupang Tengah.

Advertisement
https://idealis.id/wp-content/uploads/2026/04/Untitled-image-6.jpeg
Scroll kebawah untuk lihat konten

Menurutnya, Program Lautra—akronim dari Laut untuk Kesejahteraan Rakyat—merupakan inisiatif strategis yang didukung oleh Bank Dunia, dengan pendekatan integratif untuk mengoptimalkan pemanfaatan kawasan konservasi laut secara berkelanjutan.

Ia menjelaskan bahwa program ini tidak hanya berorientasi pada aspek perlindungan ekosistem, tetapi juga diarahkan untuk meningkatkan nilai ekonomi bagi masyarakat pesisir melalui pemanfaatan sumber daya yang lebih terkelola.

“Program ini bertujuan menjaga keberlanjutan kawasan konservasi sekaligus memastikan manfaat ekonominya dapat dirasakan masyarakat secara optimal,” ujarnya.

Secara implementatif, Program Lautra di Provinsi Nusa Tenggara Timur direncanakan menjangkau 197 desa, dengan 40 desa di antaranya berada di Kabupaten Kupang. Tahapan awal saat ini masih difokuskan pada desa-desa prioritas sebagai pilot area pelaksanaan.

Lebih lanjut, Koswara menekankan bahwa terdapat tiga komponen utama dalam desain program, yakni penguatan kawasan konservasi melalui pembangunan sarana dan prasarana, peningkatan kapasitas kelembagaan pengelola berbasis masyarakat, serta pemanfaatan teknologi sebagai instrumen pendukung efektivitas pengelolaan.

Ia juga menggarisbawahi pentingnya dukungan pemerintah daerah dalam memastikan keberhasilan program, terutama dalam menjaga keseimbangan antara aktivitas ekonomi dan kelestarian lingkungan.

Sementara itu, Bupati Kupang, Yosef Lede, menilai penetapan Kabupaten Kupang sebagai lokasi pelaksanaan Program Lautra merupakan bentuk pengakuan atas potensi besar yang dimiliki daerah tersebut di sektor kelautan dan perikanan.

Menurutnya, meskipun memiliki sumber daya yang melimpah, keterbatasan fiskal masih menjadi kendala utama dalam mengoptimalkan potensi tersebut.

“Kita harus jujur bahwa keterbatasan anggaran menjadi tantangan dalam pengembangan sektor ini. Namun, masyarakat tetap bekerja keras, hanya saja membutuhkan dukungan lebih besar agar potensi yang ada bisa berkembang maksimal,” ungkapnya.

Ia juga menyatakan komitmen pemerintah daerah untuk proaktif menjalin komunikasi dengan pemerintah pusat guna memperluas akses terhadap program-program pembangunan yang relevan.

Pemerintah Kabupaten Kupang, lanjutnya, menyambut positif kehadiran Program Lautra karena dinilai mampu memperkuat kapasitas daerah dalam mengelola potensi kelautan secara berkelanjutan, sekaligus mendorong peningkatan kesejahteraan masyarakat pesisir.

Dengan pendekatan kolaboratif antara pemerintah pusat, daerah, dan masyarakat, program ini diharapkan menjadi instrumen efektif dalam menciptakan keseimbangan antara konservasi lingkungan dan pertumbuhan ekonomi lokal di wilayah pesisir Kabupaten Kupang.

red

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Idealis.ID

+ Gabung

  • Bagikan