ID, KUPANG – Penguatan infrastruktur dasar menjadi salah satu determinan penting dalam meningkatkan daya saing dan daya tarik investasi suatu kawasan industri. Menyadari urgensi tersebut, PT Kawasan Industri Bolok (KIB) Nusa Tenggara Timur (NTT) tengah membangun reservoir atau fasilitas penampungan air berkapasitas 300 meter kubik dengan nilai anggaran sekitar Rp1,5 miliar.
Infrastruktur utilitas tersebut diproyeksikan menjadi bagian dari pengembangan kapasitas layanan kawasan, terutama untuk mengakomodasi kebutuhan operasional perusahaan yang telah beraktivitas maupun calon investor yang akan menanamkan modal di Kawasan Industri Bolok. Fasilitas ini ditargetkan dapat diserahterimakan atau mulai difungsikan pada awal Januari 2027.
Direktur Utama PT KIB, Rusyanto Nehemia Constantin Hiskia, mengemukakan hal tersebut saat melakukan peninjauan langsung terhadap progres pembangunan reservoir, Rabu (4/11/2026).
Menurut Rusyanto, ketersediaan air merupakan elemen fundamental dalam ekosistem operasional industri. Keberadaan infrastruktur penampungan dan distribusi air tidak hanya berkaitan dengan pemenuhan kebutuhan teknis perusahaan, tetapi juga menjadi salah satu prasyarat untuk menciptakan kepastian layanan utilitas bagi investor.
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Idealis.ID
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.
