Serena Francis di PISMA X UNWIRA: Mahasiswa Harus Jadi Pencipta Perubahan, Bukan Penonton

Avatar photo
unwira

“Kegiatan ini menghadirkan dua kekuatan besar manusia, yakni ilmu pengetahuan dan seni. Ilmu membentuk pola pikir yang kritis dan rasional, sementara seni membentuk kepekaan rasa dan nilai-nilai kemanusiaan. Ketika keduanya berjalan bersama, akan lahir insan akademik yang utuh,” ungkapnya.

Pater Stefanus berharap PISMA menjadi ruang pembelajaran yang mendorong mahasiswa berkompetisi secara sehat, berani mengembangkan pemikiran, serta menghasilkan inovasi yang dapat dikontribusikan bagi masyarakat.

Advertisement
https://idealis.id/wp-content/uploads/2026/10/Untitled-image-11.png
Scroll kebawah untuk lihat konten

Pembukaan PISMA X turut dihadiri para wakil rektor, Deputi Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi NTT Ni Luh Putu Sri Sandhi, para dekan, ketua program studi, dan jajaran dosen UNWIRA. Kegiatan ini diharapkan memperkuat budaya akademik sekaligus membuka ruang kolaborasi antara ilmu pengetahuan, seni, teknologi, dan potensi budaya lokal. red/pkp

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Idealis.ID

+ Gabung

  • Bagikan