Pada kesempatan itu, Ketua LPM Oesapa Selatan, Yulius Pandie, secara resmi mengumumkan pembentukan panitia penyelenggara kegiatan budaya yang akan dilaksanakan dalam waktu dekat. Kegiatan tersebut diharapkan menjadi ruang ekspresi budaya sekaligus instrumen penguatan kohesi sosial masyarakat Oesapa Selatan.
Menurut Yulius, keberhasilan pelaksanaan kegiatan budaya tersebut sangat bergantung pada tingkat partisipasi dan kolaborasi seluruh elemen masyarakat.
“Kami berharap pihak kelurahan, para Ketua RT dan RW, tokoh masyarakat, serta seluruh warga Oesapa Selatan dapat mengambil bagian secara aktif. Semangat gotong royong dan kebersamaan menjadi kunci utama keberhasilan kegiatan ini,” ujarnya.
Pertemuan tersebut tidak hanya menjadi forum penyerapan aspirasi masyarakat, tetapi juga mencerminkan komitmen Pemerintah Kota Kupang dalam menerapkan prinsip tata kelola pemerintahan yang partisipatif, responsif, dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat sebagai fondasi utama pembangunan daerah yang inklusif dan berkelanjutan.
red
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Idealis.ID
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.
