Lebih lanjut, ia mendorong jemaat GMIT Amanau Tablolong untuk memperkuat kualitas persekutuan dan memperdalam iman, sekaligus berperan aktif dalam kehidupan sosial masyarakat. Ia berharap gereja tidak hanya menjadi penerima berkat, tetapi juga agen transformasi yang membawa dampak positif bagi lingkungan sekitar.
Dalam konteks pembangunan gedung serbaguna, Bupati menekankan pentingnya prinsip partisipatif. Ia mengingatkan bahwa keberhasilan pembangunan tidak hanya ditentukan oleh aspek material, tetapi juga oleh semangat kebersamaan, kerendahan hati, dan kesadaran bahwa setiap capaian merupakan bagian dari penyertaan Tuhan.
Selain aspek keagamaan, Yosef Lede juga menyoroti potensi strategis Desa Tablolong sebagai kawasan pesisir yang memiliki prospek pengembangan sektor pariwisata. Ia mengimbau pemerintah desa untuk memperkuat pengelolaan lingkungan, terutama kebersihan, guna mendukung rencana pembangunan kampung nelayan yang diharapkan mampu meningkatkan aktivitas ekonomi masyarakat.
Ia juga mengajak jemaat sebagai bagian integral dari masyarakat untuk memanfaatkan peluang tersebut secara produktif, sehingga dapat berkontribusi terhadap peningkatan kesejahteraan kolektif.
Menutup sambutannya, Bupati menyampaikan optimisme bahwa usia 23 tahun menjadi fondasi yang kokoh bagi jemaat untuk terus berkembang di masa depan, dengan tetap berakar pada nilai-nilai iman yang kuat.
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Idealis.ID
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.














