Ia mendorong atlet, khususnya dari kelompok usia muda dan junior, untuk memanfaatkan turnamen tersebut sebagai sarana mengevaluasi kemampuan. Pengalaman bertanding diharapkan membantu mereka mengenali kekuatan dan kekurangan permainan sebelum menghadapi kompetisi yang lebih besar.
“Teruslah mengasah kemampuan. Ikut kejuaraan bukan semata-mata untuk meraih kemenangan, tapi juga untuk merawat tali persaudaraan. Bertandinglah secara sportif untuk meraih kemenangan,” pesannya.
Fasilitas Olahraga Ikut Diresmikan
Dalam rangkaian kegiatan yang sama, Jefry atas nama Wali Kota Kupang juga meresmikan fasilitas olahraga Dash Sport Klub. Ia mengapresiasi dukungan pengelola klub terhadap perkembangan tenis dan penyediaan sarana olahraga di Kota Kupang.
Fasilitas yang memadai dapat menjadi penunjang bagi atlet untuk berlatih dan meningkatkan keterampilan. Namun, kesempatan mengikuti kompetisi juga dibutuhkan agar kemampuan yang dibangun selama latihan dapat diuji dalam situasi pertandingan.
Melalui turnamen ini, atlet muda diharapkan memperoleh pengalaman yang lebih luas, mulai dari menghadapi karakter permainan lawan hingga membangun kesiapan mental dalam persaingan. Kesempatan berkompetisi juga menjadi bagian dari upaya memperkuat pembinaan tenis di daerah.
Babak Final Berlangsung hingga 25 Oktober
Ketua Panitia, Adibu Dally, menyampaikan bahwa pertandingan penyisihan telah dilaksanakan. Rangkaian kompetisi kemudian berlanjut menuju babak final untuk sejumlah kategori yang dijadwalkan berlangsung hingga 25 Oktober 2026.
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Idealis.ID
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.
