Di antara altar dan ladang, terdapat satu kesadaran yang sama: kehidupan adalah anugerah yang harus dipertanggungjawabkan. Karena itu, menjadi berkat bukan sekadar ungkapan religius. Ia merupakan ethical imperative—imperatif etis agar manusia mengubah iman menjadi tindakan, syukur menjadi kepedulian, dan pelayanan menjadi kebermanfaatan. Sebab pada akhirnya, ukuran terbesar dari sebuah berkat bukanlah seberapa banyak yang kita terima, melainkan seberapa jauh kehidupan kita mampu menjadi alasan bagi kehidupan orang lain untuk tetap memiliki harapan. Red
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Idealis.ID
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.
